Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Nyoblos, OSO Pede Jokowi Menang 60 Persen di TPS Nya

Usai Nyoblos, OSO Pede Jokowi Menang 60 Persen di TPS Nya
Oesman Sapta Oedang saat memberikan hak suaranya.(GoNews.co)
Rabu, 17 April 2019 13:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) optimis Capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang di TPS 006, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan.

"Kalau TPS ini saya ngga mau beraneh-aneh, kita ada disini muda-mudahan 01 menang disini, saya prediksi 60 persen 01 menang," kata OSO kepada wartawan usai mencoblos, Rabu (17/4/2019).

Menurut OSO, prediksi kemenangan 01 di wilayahnya itu tak lepas dari kinerja Jokowi selama memimpin Indonesia sejak 2014 lalu, dan itu yang menjadi tolak ukur bagi masyarakat untuk memilihnya kembali.

"Pertimbangannya karena prediksi banyak sekalai, contoh yang dilakukan oleh 01, dan masyarakat bisa membuktikan dengan ketulusan hati nurani mereka kepada 01," ujarnya.

Meski begitu, Ketua DPD-RI ini menyarankan agar menunggu hasil penghitungan dari pihak penyelenggara, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU). ***

wwwwww