Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
9 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
2
BKSAP DPR RI Serahkan Piagam Penolakan Aneksasi Israel atas Palestina
DPR RI
21 jam yang lalu
BKSAP DPR RI Serahkan Piagam Penolakan Aneksasi Israel atas Palestina
3
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
DPR RI
20 jam yang lalu
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disetujui
4
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
DPR RI
20 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-74, Sahroni Dorong Kerja Polri atasi Kejahatan Siber
5
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
7 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
6
Bertambah 1.385, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 57.770 Orang
Kesehatan
19 jam yang lalu
Bertambah 1.385, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 57.770 Orang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua KPPS Sleman Tewas Bunuh Diri, Ini Penjelasan KPU

Ketua KPPS Sleman Tewas Bunuh Diri, Ini Penjelasan KPU
Ilustrasi. (net)
Sabtu, 20 April 2019 15:42 WIB
SLEMAN - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 21 Tridadi, Sleman, Tugiman ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya. Belum diketahui persis apa motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis itu.

"Kita baru tahu Ketua Bawaslu Sleman mengabari, saya kroscek, kemarin sore langsung melayat. Dimakamkan kemarin," kata Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (20/4/2019).

Trapsi mengaku belum mengetahui motif korban bunuh diri. Dia hanya menyebut korban sudah selesai menyelesaikan tugasnya sebagai ketua KPPS.

"Ketua KPPS telah menyelesaikan tugas pemungutan suara dan penghitungan suara," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Sleman Kompol Sudarno membenarkan korban ditemukan tewas dalam posisi gantung diri pada Jumat (19/4) pagi kemarin. Korban ditemukan oleh anggota keluarganya di belakang rumah tepatnya di tiang jemuran.

"Ditemukan oleh anaknya jam 09.30 WIB," terang Sudarno kepada wartawan, Jumat (19/4).

Berdasarkan penyelidikan polisi, korban tidak memiliki riwayat penyakit ataupun permasalahan dengan anggota keluarga. Sehingga motif korban bunuh diri belum diketahui secara pasti.

"Motifnya belum pasti, tapi dugaan awal korban memiliki permasalahan pribadi, orang lain tidak tahu," jelas Sudarno.

"Dari pemeriksaan medis, diperoleh keterangan korban murni gantung diri," imbuhnya.*** 

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:DETIK.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, DI Yogyakarta

wwwwww