Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Satu Lagi, Wali Kota Pendukung Jokowi di Pilpres Ditetapkan jadi Tersangka oleh KPK

Satu Lagi, Wali Kota Pendukung Jokowi di Pilpres Ditetapkan jadi Tersangka oleh KPK
Wali Kota Tasikmalaya (tengah) saat deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf. (Istimewa)
Jum'at, 26 April 2019 15:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka. Budi disangka terlibat dalam kasus suap terkait dana alokasi khusus (DAK) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

"KPK meningkatkan penanganan perkara ke tingkat penyidikan dan menetapkan BDB sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Budi disangka memberikan uang Rp 400 juta kepada Yaya Purnomo selaku pegawai di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Budi disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Untuk diketahui, Budi adalah salah satu Wali Kota yang dalam Pemilihan Presiden 2019 dikenal sebagai pimpinan daerah pendukung paslon 01, Jokowi-Ma'ruf.

Wali Kota Tasikmalaya yang juga Ketua DPC PPP Budi Budiman saat itu didampingi Wakil Walikota Tasikmalaya sekaligus Ketua DPD Partai Golkar M. Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya KH Ate Musodik serta perwakilan TKN wilayah Jabar, Anton Charliyan memimpin Deklarasi Ulama dan Tokoh Masyarakat menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/2/2019).

Deklarasi dengan tema ulama dan tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya bersatu menangkan nomor urut 01, siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul sampai 70 persen di kota Santri.***

wwwwww