Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ramadan jadi Momentum Rekonsiliasi Politik

Ramadan jadi Momentum Rekonsiliasi Politik
Minggu, 05 Mei 2019 16:50 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, berharap bulan suci Ramadan 1440 Hijriah jadi momentum rekonsiliasi (pemulihan hubungan baik) antar komunitas yang selama ini berseberangan karena beda sentimen politik.

Dalam siaran persnya, Minggu (05/05/2019), Bamsoet mengatakan, "pemulihan hubungan baik itu hendaknya diawali dengan kesadaran bersama untuk berhenti menyemburkan ujaran kebencian,  berhenti saling tuduh, berhenti saling ancam, dan tidak lagi membuatpernyataan provokatif,".

Menurut Bamsoet, pada masa bulan suci ini semua kekuatan politik patut peduli dan menghormati masyarakat yang sedang  melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan. "Agar masyarakat fokus dan khusyuk, ruang publik hendaknya bersih dari segala sesuatu yang berpotensi menganggu atau merusak kesakralan bulan suci Ramadan,".

Pengamatan Bamsoet, dua pekan lebih setelah pemungutan suara Pemilu 2019, sebagian masyarakat masih merasa tidak nyaman karena kebisingan yang disemburkan oleh dua kubu politik soal dugaan kecurangan Pemilu.

Kebisingan itu, kata Bamsoet, menggoda kalangan akar rumput dengan menyoal isu people power sebagai perlawanan dugaan kecurangan pemilu. Meskipun, imbauan untuk "lebih dingin" telah diserukan.***

wwwwww