Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Caleg PDIP Dewi Tanjung: Tak Ada Kata Damai, Egy Sudjana Harus Minta Maaf ke Rakyat dan Jokowi

Caleg PDIP Dewi Tanjung: Tak Ada Kata Damai, Egy Sudjana Harus Minta Maaf ke Rakyat dan Jokowi
Kamis, 09 Mei 2019 19:00 WIB
JAKARTA - Caleg PDIP Dewi Tanjung menegaskan tidak akan mencabut laporannya terhadap Eggi Sudjana atas dugaan makar. Dewi ingin kasus tersebut diusut tuntas hingga meja hijau.

"Ya tidak ada kata damai, jadi akan terus berlanjut sampai ke meja hijau," kata Dewi Tanjung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Dewi menuntut Eggi untuk meminta maaf kepada publik dan Presiden Joko Widodo atas seruan people power.

"Permintaan saya, dia harus minta maaf ke rakyat Indonesia dan ke Kepala Negara, Presiden. Itu yang saya minta," kata Dewi.

Dewi menyatakan mantap 'bertarung' dengan Eggi hingga ke meja hijau, kecuali Eggi meminta maaf kepada Presiden.

"Saya sudah menegaskan berkali-kali tidak ada kata damai, kecuali apa yang saya minta terwujud," ucapnya.

Dewi mengaku pihak Eggi sempat meminta damai dengannya setelah dirinya melapor ke kepolisian.

"Ada, ada upaya itu. Itu dua hari setelah saya buat laporan,"lanjut Dewi.

Dewi mengatakan tidak ada upaya kriminalisasi terhadap Eggi Sudjana. Menurutnya, ucapan Eggi Sudjana soal people power harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Ini bukan kriminalisasi, ini statement dari Saudara Eggi pada tanggal 17 April 2019 di Kertanegara. Jadi nggak ada kriminalisasi dari pihak mana pun, ini bentuk tindakan Eggi harus dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Eggi Sudjana telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar atas seruan people power. Eggi akan diperiksa pada Senin (13/5) sebagai tersangka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww