Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Sambangi Pengacara Elza Syarief, 42 Dokter Tuntut Pemerintah Usut Kematian Ratusan KPPS

Sambangi Pengacara Elza Syarief, 42 Dokter Tuntut Pemerintah Usut Kematian Ratusan KPPS
Kamis, 09 Mei 2019 20:04 WIB
JAKARTA - Puluhan Dokter yang tergabung dalam Komunitas Kesehatan Peduli Bangsa berkumpul untuk menyelenggarakan pertemuan dengan Pengacara Elza Syarief, membahas kematian ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019.

Elza Syarief mengatakan sebagai warga negara kita harus melakukan yang terbaik untuk bangsa. Ia juga turut mengucapkan duka cita kepada anggota KPPS yang meninggal dunia.

"Kita melakukan sesuatu yang baik untuk bangsa kita, rakyat kita, penyelamatan nyawa-nyawa manusia yang bisa kita cegah semaksimal mungkin. Kita adalah manusia yang memiliki empati kepada keluarga yang ditinggalkan turut berduka cita, jangan membiarkan hal ini terjadi lagi," kata Elza Syarief di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Mei 2019.

Diketahui, 42 Dokter yang hadir di dalam konferensi ini menyampaikan pernyataan sikap seperti berikut;

1. Menuntut pemerintah menyatakan hari berkabung nasional dengan memasang bendera putih setengah tiang hingga 22 Mei 2019.

2. Menuntut pemerintah membentuk Tim Gabungan Mencari Fakta yang independen.

3. Mendorong Komnas HAM untuk meneliti adanya dugaan pelanggaran HAM, dan membawa kasus tersebut ke forum Internasional.

4. Menuntut dan mendesak Kapolri untuk mengeluarkan surat perintah autopsi kepada dokter forensik se-Indonesia pada semua korban.

5. Menuntut pemerintah untuk bertanggung jawab penuh kepada semua korban dengan memberikan santunan yang sesuai undang-undang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Sabtu lalu, 4 Mei 2019, jumlah petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal dunia mencapai 554 orang, termasuk personel Polri. Adapun jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal sebanyak 440 orang. Sementara itu, petugas yang sakit 3.788 orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:VIVA.CO.ID
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww