Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
23 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
23 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
3
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
24 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
4
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
20 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
5
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
19 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
6
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Prabowo: Menyerah adalah Pengkhianatan pada Negara

Prabowo: Menyerah adalah Pengkhianatan pada Negara
Selasa, 14 Mei 2019 21:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bersama Sandiaga Uno dan seluruh jajaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) serta parpol yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur tetap berkomitmen berjuang bersama rakyat.

Prabowo menegaskan hal ini terkait situasi politik pasca Pemilu 2019 yang diyakini banyak terjadi kecurangan dan tidak sesuai dengan semangat demokrasi yang selama ini menjadi prinsip utama bernegara. 

"Demokrasi adalah jalan yang terbaik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. tapi kita melihat dan kita merasakan dan kita sekarang memiliki bukti-bukti dan kita mengalami rekan-rekan kita, pejuang-pejuang kita, kita mengalami pemerkosaan demokrasi di Republik Indonesia ini," ujar Prabowo Subianto pada Simpsium Mengungkap Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa 14 Mei 2019. 

Di hadapan ribuan pendukung yang memadati Ruang Puri Agung tersebut, Prabowo juga berjanji tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kecurangan pilpres yang terjadi. 

"Bahwa kita telah memenangkan mandat dari rakyat. kita telah memenangkan suara rakyat dari rakyat," katanya. 

"Jika kita menyerah, berarti kita menyerah kepada ketidakadilan dan itu artinya kita berkhianat kepada negara bangsa rakyat. Itu artinya kita berkhianat kepada pendiri-pendiri bangsa Indonesia. Itu artinya kita berkhianat kepada puluhan ribu orang yang telah gugur untuk mendirikan Republik rakyat Indonesia ini," imbuhnya yang langsung disambut riuh para pendukung yang hadir. 

Pada kesempatan itu, Prabowo juga sempat memuji pasangannya, Sandiaga Uno yang kian hari kian semangat berjuang mempertahankan suara rakyat dari pihak yang berlaku curang pada Pilpres 2019. 

Hal ini kata Prabowo sekaligus membantah rumor bahwa Sandiaga yang dasarnya seorang pengusaha tidak tahan dalam berjuang bersama dirinya menyuarakan kehendak rakyat. 

"Ada yang mengatakan saudara Sandiaga Uno ini seorang pengusaha, dia anak muda, dia akan meninggalkan Prabowo Subianto. Nyatanya, dia lebih rajin turun ke daerah dari saya. Dan tadi dia sudah menyatakan sikap dan sekarang saya menyatakan sikap saya. kita akan membela kebeneran keadilan dan kejujuran sampai kemenangan rakyat diakui," tandas Prabowo Subianto.***


wwwwww