Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Gagal Nyaleg 'Dijegal' KPU dan MK, OSO: Ini Buka Bersama Terakhir Saya sebagai Ketua DPD

Gagal Nyaleg Dijegal KPU dan MK, OSO: Ini Buka Bersama Terakhir Saya sebagai Ketua DPD
Rabu, 15 Mei 2019 19:13 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan, buka bersama pimpinan lembaga negara dan Presiden Jokowi 2019 merupakan momen terakhirnya. OSO mengatakan, sudah keempat kali ia hadir dalam undangan buka puasa bersama para pejabat negara.

"Ini hari terkahir saya untuk buka puasa bersama sebagai ketua DPD. Saya sudah diputuskan oleh MK. Dia bilang boleh kalau mau jadi ketua DPD tapi harus mengundurkan diri dari ketua partai Hanura," ujar dia, saat berpidato, di rumah dinasnya, Jalan Karang Asem nomor 34, Jakarta Selatan.

Pidato tersebut disampaikan OSO di depan Jokowi serta sejumlah pejabat negara lainnya seperti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

OSO juga mengatakan, semoga seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah puasa agar terus berada dalam keadaan sehat. "Puasa bulan penuh keberkahan, berlipat ganda pahalanya. Hari ini kita buka puasa bersama," tutur dia.

Sebelumnya terjadi polemik pencalonan OSO sebagai anggota DPD RI, karena ada putusan Mahkamah Konstitusi nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus partai politik rangkap jabatan sebagai anggota DPD. OSO sempat menggugat putusan MK ke Mahkamah Agung dan Pengadilan Tata Usaha Negara.

KPU sebagai penyelenggara pemilihan legislatif menolak putusan PTUN tersebut. OSO juga sempat mengajukan penolakan KPU ke Bawaslu, namun KPU tetap berpedoman pada putusan MK. OSO akhirnya tak bisa jadi caleg DPD RI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tirto.id
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON, Badminton
wwwwww