Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
2
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
Politik
21 jam yang lalu
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
3
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
4
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
MPR RI
21 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
5
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
MPR RI
21 jam yang lalu
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
6
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
22 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Cak Imin: Ayo Rajut Kembali Tali Persatuan

Cak Imin: Ayo Rajut Kembali Tali Persatuan
Sabtu, 18 Mei 2019 21:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menggelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Muhaimin atau yang akrab disapa Cak Imin, mengajak semua tokoh dan elemen bangsa untuk merajut tali kemanusiaan, kebersamaan dan persatuan.

"Di pundak kita kesatuan bangsa harus kita jaga bersama. Kita ajak semua tokoh elemen bangsa untuk bersama-sama membuka dialog dan terus menerus merajut tali kemanusaan, kebersamaan dan persatuan," kata pria yang dipanggil Cak imin ini.

"Jadi yang keras-keras dirangkul supaya tetap aman, damai dan tentram," sambungnya.

Cak Imin kemudian mengajak para tokoh yang hadir dalam Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama ini untuk maju ke depan, naik ke panggung. Mereka menyampaikan ikrar untuk merajut kebangsaan.

Dalam ikrar itu Cak Imin juga mengimbau seluruh kaum muda Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi, dan tetap menjaga kebersamaan, kesatuan dan keutuhan.

"Semoga semua istiqomah untuk menjaga kedaulatan NKRI kita," ucapnya.

Menjelang pengumuman KPU pada 22 Mei 2019, Cak Imin juga mengimbau kepada semua pihak untuk melalui mekanisme dan prosedur sesuai UU.

"Kami mengimbau agar perbedaan politik dan keputusan apapun dilalui dengan mekanisme dan prosedur demokratis sehingga terjadi dialog dan proses politik yang tahapannya sudah diatur oleh UU," paparnya.

"Para tokoh yang hadir ingin menyampaikan kepada republik ini ayo kita rajut persatuan dan persaudaraan, kekeluargaan dan kebangsaan kita yang kokoh sehingga Indonesia bisa melalui tahapan demokrasi ini dengan sukses dan sempurna. Indonesia aman damai dan adil," imbuhnya.

"Saya berharap Pa Jokowi segera bertemu dengan Pa Prabowo duduk bersama mengatasi kerumitan yang muncul dan panas," pungkasnya.

Dialog Kebangsaan dan buka puasa bersama ini dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menristek Dikti Muh Nasir, dan para tokoh lintas agama. Dalam kesempatan itu para tokoh lintas agama dari PGI, PHDI, Matakin, dan tokoh masyarakat K.H. As'af Ali, Prof Jimly Asshiddiqie menyampaikan "tausiah" kebangsaan.***


wwwwww