Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Soal Hukuman Komdis PSSI, Viola Kurniawati: Mudah-mudahan Buat Kami Lebih Dewasa

Soal Hukuman Komdis PSSI, Viola Kurniawati: Mudah-mudahan Buat Kami Lebih Dewasa
CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati
Senin, 20 Mei 2019 19:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Klub PSS Sleman yang baru saja dijatuhi sanksi dan denda dari hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) terkait insiden di laga pembuka Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 lalu bergerak cepat. Laga PSS melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) lalu sempat diwarnai kericuhan antarsuporter kedua tim.

Dan Komdis PSSI pada Minggu (19/5/2019) ini sudah menjatuhkan hukuman berupa sanksi dan denda untuk PSS maupun Arema FC. Dari hukuman yang ada menyebutkan bahwa Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman dikenai sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp. 50.000.000.

Ini karena Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan penonton. Sedangkan hukuman kedua untuk PSS adalah pelanggaran karena suporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.

Untuk poin ini, hukumannya adalah denda Rp. 150.000.000. Terkait sanksi dari Komdis ini, CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati melalui siaran persnya pada Minggu (19/5) malam langsung memberikan respon.

Disebutkan, hukuman dari PSSI merupakan pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Kemenangan yang diraih di awal laga, menjadi partai pembuka Liga 1 2019 dikatakannya terasa kurang dengan adanya insiden yang terjadi.

Dan dia berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter. Kedewasaan dalam bertindak dikatakannya juga menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua.

“PSS Sleman akan mempelajari lebih lanjut atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa,” kata Viola. ***


wwwwww