Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
2
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
3 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
3
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
4
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Politik
3 jam yang lalu
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
5
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Umum
4 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
6
Mahfud MD Sebut Korban Jiwa Kecelakaan 9 Kali Lebih Banyak dari Corona
Pemerintahan
2 jam yang lalu
Mahfud MD Sebut Korban Jiwa Kecelakaan 9 Kali Lebih Banyak dari Corona
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jalur Mudik Payakumbuh-Tanah Datar Rusak, Dikhawatirkan Makin Parah Jelang Lebaran

Jalur Mudik Payakumbuh-Tanah Datar Rusak, Dikhawatirkan Makin Parah Jelang Lebaran
ilustrasi (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Selasa, 21 Mei 2019 15:47 WIB
PADANG - Jalan provinsi yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami kerusakan. Lubang-lubang bertebaran di jalanan yang ramai saat jalur mudik itu.

Jalan yang rusak parah berada di Nagari Tanjung Alam dan Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru. Dikhawatirkan jalan akan bertambah parah kerusakannya menjelang arus mudik Lebaran 2019.

Dikutip dari detikcom, salah seorang warga Nagari Tanjung Alam, Ade mengatakan, jalan raya Batusangkar - Payakumbuh merupakan jalan utama bagi pemudik saat lebaran, seperti menuju Solok, Padang Panjang, Batusangkar, bahkan Padang.

Namun kondisi jalan yang rusak dan sempit diperkirakan akan terjadi kemacetan kendaraan di sepanjang jalur itu. Bahkan juga bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Meski sudah lama rusak, hingga saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum belum juga melaksanakan perbaikan terhadap kerusakan jalan tersebut.

Ia menilai jalan rusak diakibatkan tidak lancarnya saluran air di sisi jalan, sehingga air itu melimpah dan menyeberangi jalan dan akibatnya terjadi pengikisan aspal oleh air.

"Kalau memperbaiki jalan, saluran airnya juga harus diperbaiki. Tidak cukup dengan menempel jalan yang berlubang saja," ujar Ade, yang dilansir dari Antara, Selasa (21/5/2019).

Sementara Dudi Hendra, warga Nagari Barulak juga menyebutkan hal yang sama. Banyak jalan di Barulak yang berlubang sehingga membuat pengendara yang melintas harus berhati-hati.

"Harus pandai mencari jalan, keluar jalur sedikit atau masuk lubang dalam mobil bisa terbalik," kata Dudi.

Ia berharap rencana pemerintah kabupaten melakukan pelebaran jalan di jalan itu segera diselesaikan. Karena menurutnya jalan yang sempit membuat kendaraan sulit bila berselisih dengan kendaran lain. (dtc/ant)

Editor:arie rh
Sumber:detikcom
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

wwwwww