Wali Nagari Sungai Dareh Prihatin Ada Warga Pendatang Tewas karena Miras Oplosan

Wali Nagari Sungai Dareh Prihatin Ada Warga Pendatang Tewas karena Miras Oplosan
Wali Nagari Sungai Dareh Henrianto SE.
Rabu, 12 Juni 2019 11:20 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Wali Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Henrianto SE mengaku sangat prihatin dan marah sekali atas kejadian minuman keras (miras) oplosan di daerahnya yang sampai merenggut korban jiwa menjelang hari raya Idul Fitri lalu.

Keprihatinan itu diungkapkan Henrianto SE saat ditemui di kantornya, Rabu (12/6/2019). Ia mengaku saya sangat marah sekali atas kejadian penyakit masyarakat (pekat) miras oplosan yang sampai menelan korban jiwa tersebut.

Korban tersebut, katanya, adalah warga pendatang dan sama sekali tidak melapor kepada pihak jorong atau Wali Nagari Sungai Dareh saat mereka tinggal di tempat di Kenegarian Sungai Dareh.

"Saya selaku Wali Nagari Sungai Dareh kaget mendapat informasi ada seorang warga meninggal dunia dengan kondisi dadanya sudah menghitam. Semua yang ada di tempat kejadian tidak mengaku. Setelah saya paksa kenapa korban ini sampai meninggal, barulah seorang warga bericerita bahwa korban baru saja minuman miras oplosan. Korban bernama Sidik, umur 25 tahun, asal Jawa," kata Henrianto.

"Karena waktu peristiwa tersebut hari sudah menjelang sore, kami bersama warga melakukan pemandian jenazah dan kemudian dilakukan penguburan di tempat pemakaman umum. Keluarga korban di Pulau Jawa telah kami beritahukan," lanjut Wali Nagari.

"Kami menghimbau kepada warga apabila ada warga pendatang yang akan menetap di Nagari Sungai Dareh segeralah melapor kepada kepala jorong atau staf nagari kami, karena ini merupakan pedataan penduduk sementera apabila terjadi kejadian kami sudah tahu," katanya.

Kemudian kami melarang keras adanya penyakit masyarakat, seperti minuman keras apalagi miras opolosan memakan korban dan narkoba serta bentuk yang lainnya. Kegiatan tersebut merusak generasi muda kita. Apa lagi Ranah Minang ini identik adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Marilah kita lakukan kegiatan positif untuk kemajuan Nagari Sungai Dareh," tegas Henrianto SE. (ep)


wwwwww