Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
15 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
15 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
16 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
4
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
15 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
MPR RI
14 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Harimau Sumatera 'Berkeliaran' di Koto Kampar

Harimau Sumatera Berkeliaran di Koto Kampar
Ilustrasi (Int)
Sabtu, 29 Juni 2019 15:33 WIB
PEKANBARU - Jejak harimau sumatera ditemukan di Desa Siberuang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Namun, si belang tersebut belum menunjukkan batang hidungnya.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BBKSDA Riau, Bintang Hutajulu mengatakan, pihaknya mendapat informasi temuan jejak harimau tersebut dari masyarakat Desa Siberuang.

"Kalau dilihat dari jejaknya, kita memastikan itu harimau sumatera yang sudah dewasa," ujar Bintang Sabtu (29/6/2019).

Meski sudah melihat jejak tersebut, namun BBKSDA belum bisa memastikan jumlah harimau yang berkeliaran di pemukiman warga. Agar masyarakat tetap tenang, tim melakukan sosialisasi dan menyebar sejumlah personel di lokasi tersebut.

"Tim BBKSDA Riau akan memasang perangkap dan kamera pengintai di sekitar lokasi," kata Bintang.

Masyarakat di sekitar lokasi mengeluhkan temuan jejak itu dan merasa sangat khawatir. Sejumlah personel BBKSDA Riau telah turun ke desa itu untuk mendampingi warga.

Menurut Bintang, jejak kaki harimau bukan pertama kali ditemukan di Kampar. Sebab, pada 2018 lalu, jejak kaki harimau juga pernah ditemukan di Desa Muara Takus. Namun harimau itu tak pernah terlihat meskipun telah dipasang kamera pengintai.

"Bukan sekali ini saja. Ada juga jejak harimau di di Muara Takus tahun lalu. Namun belum terlihat harimaunya. Tapi kita tetap menyikapi dengan seriu. Kita melakukan sosialisasi ke masyarakat," terangnya. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Riau, Umum, Peristiwa

wwwwww