Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Nyawa Krisdayanti Berakhir di Tangan Suami

Nyawa Krisdayanti Berakhir di Tangan Suami
Senin, 01 Juli 2019 23:28 WIB
PEKANBARU - Ape Rusu Halawa (25) nekat membunuh istrinya Hernita Krisdayanti (21). Pelaku melakukan itu di rumah mereka, Jalan Toman, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Minggu (30/6) sekitar pukul 02.00 Wib.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, mengatakan, pelaku berusaha kabur setelah membunuh istrinya. Bahkan pelaku sempat meminta uang kepada orang tuanya untuk bekal dalam pelarian.

“Tetapi orang tua tersangka tak mau memberikan uang tersebut karena curiga melihatnya ketakutan, akhirnya pelaku pergi membawa sepeda motornya,” kata Awal, Senin (1/7/2019).

Melihat ada yang tidak beres, orang tua pelaku datang ke rumah mereka mengecek untuk melihat kondisi istri pelaku. Saat itulah, korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi telentang.

Orang tua pelaku histeris melihat menantunya tergeletak dan tewas. Kemudian peristiwa itu diberi tahu ke warga sekitar dan dilaporkan ke polisi.

Kepolisian datang dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Tak lama kemudian, pelaku ditangkap di daerah Kabupaten Bengkalis, hari itu juga. Pelaku langsung diinterogasi polisi.

"Pelaku mengaku perbuatannya membunuh istrinya. Motifnya karena cemburu. Alasannya, korban suka marah. Tidak boleh diantar dan dijemput kerja,” terang Awal.

Meski demikian, polisi melakukan penahanan terhadap pelaku agar tidak melarikan diri lagi. Sebelum ditangkap, pelaku sempat berusaha ke Medan, Sumatera Utara untuk kabur.

“Kemudian kita kejar. Alhamdulillah pelaku kita tangkap di Bengkalis tak lama setelah kejadian,” ucap Awal.

Awal menyebutkan, pelaku membunuh korban dengan cara membekap wajah korban dengan menggunakan bantal. Barang bukti sebuah bantal dan sehelai kain sarung. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, Badminton
wwwwww