Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
13 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
23 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
4
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
24 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
5
Demokrat Tugaskan Denny Indrayana Tetapkan Pasangan di Pilgub Kalsel
Politik
22 jam yang lalu
Demokrat Tugaskan Denny Indrayana Tetapkan Pasangan di Pilgub Kalsel
6
PBSI Bersyukur Ada Kepastian Waktu Penyelenggaraan
GoNews Group
23 jam yang lalu
PBSI Bersyukur Ada Kepastian Waktu Penyelenggaraan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Sempat Diragukan, Syamsuar Yakin Program Riau Hijau Bisa Terealisasi

Sempat Diragukan, Syamsuar Yakin Program Riau Hijau Bisa Terealisasi
Gubernur Riau, Syamsuar, usai memberikan sambutan acara Halal Bihalal dengan PMRJ. (GoNews.co)
Minggu, 07 Juli 2019 23:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Meskipun ada sebagian orang yang meragukan program Riau Hijau sebagai langkah mengatasi kebakaran lahan dan hutan pada musim kemarau, Gubernur Riau Syamsuar tetap yakin dan optimis program tersebut bisa berjalan.

Hal ini diungkapkan Syamsuar menjawab keraguan sebagian masyarakat yang menyebut program tersebut susah terealisasi jika hanya memprioritaskan penataan lokasi kebun sawit sebagai indikator program Riau Hijau.

"Kita apalagi bangsa melayu harus optimis, jangan pesimis. Program Riau Hijau ini bukan hanya sebatas penataan sawit saja, tapi juga menyasar berbagai permasalahan seperti sampah dan lainya," ujar Syamsuar pada acara Halal Bihalal PMRJ, Minggu (07/07/2019) malam.

"Jika masyarakat ingin Riau terbebas dari asap dan kebakaran lahan, solusinya ya itu, Riau Hijau," tandasnya.

Riau Hijau sendiri merupakan terobosan Syamsuar berserta wakilnya Edy Natar Nasution dalam menunjukan kepedulian pada lingkungan hidup. Bagi Syamsuar Riau Hijau adalah ruang untuk menyambung keberhasilan Siak Hijau yang pernah diterapkanya di Kabupaten Siak.

Riau Hijau kata Syamsuar, juga akan melibatkan semua stokeholder, mulai dari masyarakat sampai dunia usaha. Termasuk lembaga swadaya masyarakat peduli lingkungan.

"Kami ingin mengikutsertakan semua stokeholder, baik masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh adat, perusahaan dan kalau bisa PMRJ juga harus ikut program ini," katanya.

Terlebih lagi kata Syamsuar, saat ini berbagai perusahaan termasuk di Riau, juga turut andil dalam memproduksi sampah khususnya yang berbahaya seperti plastik. Ia berharap, dengan menggandeng sejumlah pengusaha, nantinya bisa menghasilkan produk yang ramah lingkungan.

"Sampah plastik ini jadi persoalan bukan hanya di Riau, tapi persoalan nasional bahkan internasional. Jadi kalau bukan kita siapa lagi," urainya.

Guna mewujudkan Riau hijau, lanjut Syamsuar, pihaknya tidak akan lagi memberikan izin konsesi. "Karena ini juga merupakan komitmen dari Presiden RI Joko Widodo, yang tidak akan lagi memberikan izin konsesi perkebunan sawit di Riau," tegasnya.

Karena kebun sawit di Riau kata dia, sudah cukup besar dan luas. Termasuk kebun sawit terluas di Indonesia. "Jadi saya berpikir sudah cukup. Apalagi, tidak ada lagi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk kebun sawit. Dan ini merupakan komitmen saya dengan Pak Edy Nasution untuk masyarakat Riau untuk sama-sama mencintai alam yang sudah Tuhan berikan untuk kita rawat dan jaga dengan baik," paparnya.***

Kategori:Umum, DKI Jakarta, Riau

wwwwww