Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Bamsoet Berharap Jokowi Bakal Keluarkan Amnesti untuk Baiq Nuril

Bamsoet Berharap Jokowi Bakal Keluarkan Amnesti untuk Baiq Nuril
Rabu, 10 Juli 2019 16:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo berhasrap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan amnesti terhadap Baiq Nuril.

Hal ini diungkapkan Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo Bamsoet saat diskusi bertema'Baiq Nuril Ajukan Amnesti DPR Setuju?' di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (10/9/2019).

"Saya yakin Presiden sudah mendapatkan masukan dan informasi yang lengkap sehingga saya berharap beliau akan memberikan amnesti kepada Ibu Nuril (Baiq Nuril)," ujarnya.

Menuerut Bamsoet, perkara yang menimpa Baiq Nuril adalah masalah kemanusian, sehingga kata dia, tidak ada kaitannya dengan politik.

Untuk diketahui, saaat ini Baiq Nuril didampingi Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka sedang memperjuangkan amnesti kepada Jokowi.

Menurut Rieke, dalam Pasal 14 ayat (2) UUD 1945 menyatakan "Presiden memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat."

Sementara itu, menurut Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil, pihaknnya akan menyetujui jika Presiden Jokowi memberikan amesti ke Baiq Nuril.

"Justru kami menyayangkan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang hanya melihat sisi penegakan Undang-Undangnya saja seharusnya hakim melihat fenomena sosial untuk mencapai keadilan," tuturnya.

Ia pun menyebutkan, bahwa pemberian amnesti ini sendiri akan menjadi batu uji kepada Jokowi sendiri. "Apakah beliau peduli atau tidak terhadap isu perlindungan perempuan yang biasa menjadi korban ketidakadilan," ungkapnya.

Sebelumnya, Baiq Nuril dinyatakan terbukti bersalah mentransfer/mentransmisikan rekaman percakapannya dengan mantan atasannya berinisial M saat Baiq Nuril menjadi staf honorer di SMAN 7 Mataram.

Sementara itu, Baiq Nuril menegaskan sengaja merekam percakapan dengan bekas atasannya di SMAN 7 Mataram berinisial M untuk membela diri. M, disebut Baiq Nuril, kerap menelepon dirinya dan berbicara cabul.***

wwwwww