Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
18 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
19 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
20 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dipermalukan Arema FC, Weliansyah Minta Maaf

Dipermalukan Arema FC, Weliansyah Minta Maaf
Pesepakbola Semen Padang FC, Irsyad Maulana (kanan) berebut bola dengan pemain Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi (kiri), pada pertandingan lanjutan Liga 1, di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (12/7/2019). Antara
Sabtu, 13 Juli 2019 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PADANG - Pelatih sementara Semen Padang Weliansyah meminta maaf atas kegagalan Semen Padang FC memetik kemenangan saat menjamu Arema FC dalam laga pekan kedelapan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (12/7/2019), Tim Kabau Sirah Takluk dipermalukan dengan skor 0-1.

"Kita meminta maaf atas kekalahan ini karena belum dapat memberikan hasil yang terbaik tapi anak-anak sudah berusaha," kata Weliansyah dalam jumpa pers usai laga.

Menurut Weliansyah, permainan tim sudah sesuai dengan instruksi yakni bermain agresif di babak pertama. Bahkan, dia menyebut tim mendapatkan banyak kesempatan namun tidak mampu mengubahnya menjadi gol.

"Ini sepak bola, ketika banyak kesempatan dan kita gagal mencetak gol maka akan membahayakan kita," katanya.

Hal ini terbukti, ketika Arema Malang mencetak gol melalui Dedik Setiawan membuat mental tim jatuh. "Ketika gol mental pemain jatuh dan mereka sulit keluar dari tekanan lawan," kata dia.

Selain itu dirinya menyoroti transisi pemain dari menyerang ke bertahan yang sangat lemah. Kemudian beberapa pemain dalam kondisi yang tidak prima."Kami akan evaluasi ini dan persolan transisi akan jadi fokus dalam latihan nantinya," kata dia.

Ia mengakui sangat mempercayai para pemainnya dapat bangkit dari hasil buruk yang didapatkan tim dari tujuh kali laga."Kami masih memiliki waktu untuk memperbaikinya. Mohon doa dari seluruh pihak agar kita dapat bangkit," katanya.

Sementara penjaga gawang Teja Paku Alam yang bermain baik di laga tersebut mengatakan seluruh pemain sejak sebelum laga berupaya memberikan kemenangan namun hasil tidak sesuai. "Kami mohon maaf dan kita akan berusaha meraih kemenangan pada laga selanjutnya," kata dia.

Hasil ini membuat Semen Padang masih terperosok di dasar klasemen Liga 1. Kabau Sirah baru mengoleksi nilai tiga dari tujuh laga. ***

wwwwww