Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dipermalukan Arema FC, Weliansyah Minta Maaf

Dipermalukan Arema FC, Weliansyah Minta Maaf
Pesepakbola Semen Padang FC, Irsyad Maulana (kanan) berebut bola dengan pemain Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi (kiri), pada pertandingan lanjutan Liga 1, di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (12/7/2019). Antara
Sabtu, 13 Juli 2019 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PADANG - Pelatih sementara Semen Padang Weliansyah meminta maaf atas kegagalan Semen Padang FC memetik kemenangan saat menjamu Arema FC dalam laga pekan kedelapan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (12/7/2019), Tim Kabau Sirah Takluk dipermalukan dengan skor 0-1.

"Kita meminta maaf atas kekalahan ini karena belum dapat memberikan hasil yang terbaik tapi anak-anak sudah berusaha," kata Weliansyah dalam jumpa pers usai laga.

Menurut Weliansyah, permainan tim sudah sesuai dengan instruksi yakni bermain agresif di babak pertama. Bahkan, dia menyebut tim mendapatkan banyak kesempatan namun tidak mampu mengubahnya menjadi gol.

"Ini sepak bola, ketika banyak kesempatan dan kita gagal mencetak gol maka akan membahayakan kita," katanya.

Hal ini terbukti, ketika Arema Malang mencetak gol melalui Dedik Setiawan membuat mental tim jatuh. "Ketika gol mental pemain jatuh dan mereka sulit keluar dari tekanan lawan," kata dia.

Selain itu dirinya menyoroti transisi pemain dari menyerang ke bertahan yang sangat lemah. Kemudian beberapa pemain dalam kondisi yang tidak prima."Kami akan evaluasi ini dan persolan transisi akan jadi fokus dalam latihan nantinya," kata dia.

Ia mengakui sangat mempercayai para pemainnya dapat bangkit dari hasil buruk yang didapatkan tim dari tujuh kali laga."Kami masih memiliki waktu untuk memperbaikinya. Mohon doa dari seluruh pihak agar kita dapat bangkit," katanya.

Sementara penjaga gawang Teja Paku Alam yang bermain baik di laga tersebut mengatakan seluruh pemain sejak sebelum laga berupaya memberikan kemenangan namun hasil tidak sesuai. "Kami mohon maaf dan kita akan berusaha meraih kemenangan pada laga selanjutnya," kata dia.

Hasil ini membuat Semen Padang masih terperosok di dasar klasemen Liga 1. Kabau Sirah baru mengoleksi nilai tiga dari tujuh laga. ***

wwwwww