Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
Peristiwa
23 jam yang lalu
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
2
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
Peristiwa
23 jam yang lalu
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
3
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
4
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
Nasional
23 jam yang lalu
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
5
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
Peristiwa
20 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
6
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Politik
19 jam yang lalu
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Stadion Andi Mattalatta Terlalu Angker Bagi Persebaya

Stadion Andi Mattalatta Terlalu Angker Bagi Persebaya
Djajang Nurdjaman
Kamis, 18 Juli 2019 18:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MAKASSAR -  Klub PSM Makassar mengakhiri duel klasik kontra Persebaya Surabaya dengan kemenangan 2-1, pada laga pekan ke-9 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/7/2019) malam. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Juku Eja atas Persebaya Surabaya saat bermain di kandang.

Gol PSM Makassar masing-masing dicetak Guy Junior di menit 18 dan Ferdinand Sinaga pada menit 68. Sementara gol balasan Persebaya dihasilkan Irfan Jaya pada menit 41.

Kemenangan ini sekaligus membuktikan keangkeran kandang PSM Makassar bagi Persebaya Surabaya. Green Force belum pernah mencatat tren positif setiap berlaga di kandang PSM Makassar selama 15 tahun terakhir.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengatakan timnya layak atas kemenangan tersebut, sebab mampu menguasai jalannya pertandingan.

"Kita bermain cepat, mengontrol pertandingan dan mencetak gol. Saya senang melihat tim saya memainkan permainan yang elok," kata Kalezic.

Persebaya memang sempat menyamakan kududukan lewat gol Irfan Jaya, sebelum Ferdinand Sinaga memastikan kemenangan tuan rumah. Gol Irfan Jaya sekaligus gol pertama Persebaya di kandang PSM Makassar sejak 15 tahun terakhir.

Pelatih Persebaya Djajang Nurdjaman mengapresiasi kerja keras seluruh pemainnya, sekalipun mereka gagal mendapat poin di kandang PSM.

"Selamat kepada PSM, lagi-lagi Persebaya kalah. Sudah lama kami tdk menang di sini. 15 tahun puasa kemenangan di kandang PSM," kata Djadjang.

"Ternyata sudah lama sekali Persebaya tidak menang. Jangankan menang, cetak gol saja terakhir 2004. Tapi saya senang karena kami sudah mulai bisa cetak gol, sayang kita tidak bisa meraih poin," kata pelatih yang karib disapa Djanur ini. ***

wwwwww