Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
15 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
2
Inikah 'New Normal' di DPR? Penggunaan 'Smartcard' dan Penerapan 'Paperless'
DPR RI
12 jam yang lalu
Inikah New Normal di DPR? Penggunaan Smartcard dan Penerapan Paperless
3
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
10 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
4
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
16 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
5
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
Politik
14 jam yang lalu
DPR Tak Yakin New Normal Bisa Selamatkan Sektor Ekonomi
6
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
16 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2019

Fajar: Kami Banyak Lakukan Kesalahan

Fajar: Kami Banyak Lakukan Kesalahan
Jum'at, 19 Juli 2019 20:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ganda putra Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto belum berhasil menyusul dua rekannya ke babak semifinal Turnamen Bulutangkis  Indonesia Open 2019. Dalam pertandingan di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019 malam, Fajar/Rian dihadang Takuro Hoki-Yugo Kobayashi (Jepang), dalam dua game langsung, 19-21, 12-21.

Fajar-Rian banyak membuat kesalahan sendiri yang tentunya merugikan dan membuat mereka tak dapat keluar dari tekanan demi tekanan yang terus dihujankan Hoki-Kobayashi.

"Hari ini kami bermain tidak sesuai harapan. Di sisi lain lawan bermain bagus dan sudah antisipasi pola main kami. Kami susah mengubah pola permainan sendiri. Ditambah lagi kami banyak error," kata Rian.

"Pada game pertama, kami banyak melakukan kesalahan sendiri, dan game keduanya malah terus-terusan tertekan dan tidak bisa menahan emosi," tutur Fajar.

"Evaluasi dari pertandingan hari ini kalau sedang tertekan terus, harus bisa cepat ubah pola permainan. Tadi lambat banget dan susah. Pastinya kecewa dengan hasil ini karena diluar dari harapan," ungkap Fajar.

Fajar menuturkan bahwa pelatih menginstruksikan untuk ubah permainan karena mereka kurang cepat dan lawan bermain bagus dan konsisten hari ini.

"Kelebihan lawan, dia (Kobayashi) pemain kidal, jadi susah antisipasinya. Karena di pelatnas juga kan jarang pemain kidal, jadi banyak pukulan-pukulannya yang nggak ketebak. Kadang kami kan menghafalkan lawan dari pola mainnya," sebut Fajar.

"Intinya nggak puas dengan hasil hari ini," lanjutnya.

Indonesia mengirim dua wakil ke babak semifinal dan keduanya dari nomor ganda putra. Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan menjadi wakil pertama yang lolos, disusul Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon. Sedangkan ganda campuran Tontowi Ahmad-Winny Oktavina Kandow dan Jonatan Christie terhenti di babak delapan besar. ***


wwwwww