Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
19 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
20 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
20 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
22 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Ketua MPR, Cak Imin: Kalau Lebih Baik Saya, Kenapa Bukan Saya

Soal Ketua MPR, Cak Imin: Kalau Lebih Baik Saya, Kenapa Bukan Saya
Jum'at, 02 Agustus 2019 21:51 WIB
JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin legowo bila ada kader partai lain yang lebih baik darinya untuk menduduki kursi Ketua MPR. Namun, ia tetap ngotot bahwa dirinya lebih baik daripada yang lain menempati posisi puncak MPR.

"Nanti kita lihat figur ketua yang paling pas. Saya sih silakan saja kalau ada yang lebih baik dari saya, saya enggak ada masalah tapi kalau lebih baik saya, kenapa bukan saya. Kan kira-kira gitu," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/8).

Cak Imin mengungkapkan bahwa semua partai koalisinya ingin mendapatkan jatah kursi RI-4. Sampai hari ini pun belum ada kesepakatan tentang struktural pimpinan MPR.

"Sampai hari ini formula detailnya belum siapa ketua, siapa wakil belum, semua sudah menyampaikan kemauannya, semua ingin ketua," ungkap dia.

Cak Imin membantah bahwa ada keputusan bulat bila Golkar yang mendapat kursi ketua MPR. Meski begitu, kebersamaan partai koalisi Indonesia kerja masih terjaga.

"Belum, belum ada keputusan sampai ke sana (Golkar ketua MPR) pokoknya kebersamaan terjaga," pungkasnya.

Politikus Partai Golkar Zainudin Amali menyebut bahwa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tak masalah bila jatah kursi ketua MPR diberikan kepada Golkar. Sampai saat ini pun belum ada kesepakatan partai mana yang menduduki kursi MPR-1.

"Saya kira kalau yang di internal pendukung Pak Jokowi enggak ada masalah ya (kalau Golkar ketua MPR)," kata Zainudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww