Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
7 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
24 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
8 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
6
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
22 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Serangan dari Seberang Kali saat Olah TKP Tewasnya Briptu Hedar, Bisa Diatasi

Serangan dari Seberang Kali saat Olah TKP Tewasnya Briptu Hedar, Bisa Diatasi
Briptu Hedar (Foto. Ist.)
Rabu, 14 Agustus 2019 15:48 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Tim gabungan Direktorat Reskrimum Polda Papua dan Satreskrim Polres Puncak Jaya, diserang saat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya Briptu Hedar pada Selasa (13/08/2019) siang kemarin.

Pelaku penyerangan dengan tembakan dari seberang kali dekat lokasi olah TKP itu, diduga adalah Kelompok Kriminal Bersenjatan (KKB) Papua.

"Masih diserang sama kelompok bersenjata waktu olah TKP kemarin. Mereka betul-betul menguasai wilayah tersebut," ujar Dedi Prasetyo, di Jakarta, Rabu, (14/08/2019).

Polisi, dikisahkan Dedi, juga member tembakan balasan ke arah datangnya serangan. Satu jam setelah itu, tepatnya pada pukul 12.15 WIT, tim kembali melanjutkan olah TKP selama sekitar satu jam karena situasi diyakini sudah kondusif.

"Sampai dengan saat ini, situasi keamanan distrik tersebut dapat dikendalikan Polri bersama TNI," tutur Dedi Prasetyo.

Sebelumnya, Brigadir Anumerta Hedar meninggal dunia setelah sebelumnya disandera kelompok bersenjata di Kabupaten Puncak pada Senin (12/08/2019) pukul 11.00 WIT.

Jenazah Biragir yang bertugas di Kepolisian Daerah Papua selama empat tahun sejak Januari 2015 itu baru ditemukan pada pukul 17.30 WIT tidak jauh dari lokasi penyanderaan, dan dikebumikan di Kampung halamannya di Dusun Siawung, Desa Siawung, Barru, Sulawesi Selatan, hari itu juga.

Prosesi pemakaman dilakukan secara militer yang dipimpin oleh Karo SDM Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Yahanis Ragil dan dihadiri oleh Bupati Barru Suardi Saleh, serta disaksikan oleh para keluarga Brigpol Anumerta Hedar dan ratusan pelayat.***


wwwwww