Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dejan Antonic Minta Maaf

Dejan Antonic Minta Maaf
Rabu, 21 Agustus 2019 22:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PAMEKASAN - Madura United FC kembali gagal memetik tiga poin, setelah dipaksa mengakui keunggulan Bali United FC 0-1 pada lanjutan pekan ke-15 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (20/8/2019) malam.

Gol semata wayang tim tamu lahir dari kaki striker naturalisasi Ilija Spasojevic, memanfaatkan umpan manja Paulo Sergio di menit 74.

Pelatih kepala Madura United, Dejan Antonic meluapkan kekecewaannya saat konferensi pers pasca pertandingan. Namun sebagai arsitek, dia akan bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

“Saya sebagai pelatih tentu kecewa sekali dan ini tanggung jawab besar bagi saya, tentu saya akan bertanggung jawab untuk semua ini, nanti kami lihat bagaimana-bagaimana,” kata Dejan.

Kekalahan kemarin malam memperpanjang catatan tanpa menang tim beruluk Laskar Sape Kerrab. Hingga pekan ke-15, Slamet Nurcahyo dan kolega tidak mamapu mengambil poin penuh sebanyak lima kali beruntun sejak ditumbangkan PS Sleman di kandang.

Kendati demikian, juru taktik berusia 50 tahun itu berjanji akan belajar dari lima laga yang dilalui untuk segera bangkit kembali.

“Kami kecewa dari beberapa pertandingan terakhir ini, tapi peluang masih ada, tentu sepak bola ya sepak bola. Banyak poin kami hilang, kami harus belajar dari yang itu. Mungkin cukup berat untuk sekarang, tapi harus tetap optimis untuk bangkit,” janjinya.

Sementara, bek Madura United yang baru pulih dari cedera Fandri Imbiri meminta maaf, sebab masih belum mamapu mempersembahkan kemenangan. Dia berjanji akan berbenah untuk kedepannya.

“Saya mewakili pemain, meminta maaf buat hasil di hari ini. Ini jadi pelajaraan buat kami juga, kami akan kerja keras untuk bisa dapat hasil yang baik kedepannya,” tutup mantan stoper Persebaya Surabaya ini. ***

wwwwww