Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Gembar-gembor Pemindahan Ibu Kota Negara, Komisi V DPR saja Belum Resmi Diajak Bicara

Gembar-gembor Pemindahan Ibu Kota Negara, Komisi V DPR saja Belum Resmi Diajak Bicara
Anggota Komisi V (komisi bidang Infrstruktur dan Transportasi) DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (kiri) saat diskusi Dialektika Demokrasi bertema 'Tantangan Regulasi Pemindahan Ibu Kota' di Media Center DPR RI, Kamis (22/08/2019).
Kamis, 22 Agustus 2019 17:45 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo S., mengaku belum menerima informasi resmi dari pemerintah ihwal rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan.

"Dari KemenPU atau KemenDes dan lainnya belum pernah menginformasikan kepada kami, jadi ini terus terang kami kaget," kata Bambang dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema 'Tantangan Regulasi Pemindahan Ibu Kota' di Media Center DPR RI, Kamis (22/08/2019).

Terhadap rencana pemindahan Ibu Kota yang konon telah melalui kajian panjang itu, Bambang merasa DPR 'dilompati' oleh Pemerintah. Ia berujar, "jadi (kami ini, red) tidak dianggap oleh pemerintah,".

"Kita meminta, jangan gitu lah! Kita ini kan mitra, kami ini mitra, jadi tentu kita sama-sama membuat undang undang," ujar Bambang.

Politisi Gerindra ini, juga mempertanyakan kajian pemerintah yang seharusnya melibatkan akademisi dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelusuran Bambang mendapati, lembaga Perguruan Tinggi seperti UI, ITS, ITB tak dilibatkan dalam kajian pemindahan Ibu Kota. "Jadi berarti apa? Masak kita mengkaji sendiri, mutusin sendiri, jangan gitu!".

Bambang juga menyentil pembanguan LRT yang menurutnya kurang diminati. Sehingga soal pemindahan Ibu Kota yang digembar-gemborkan, Bambang pun mengecek ke Litbang Perhubungan, dan "mereka menjawab tidak dilibatkan,".

"Ini kan (berarti, red) kajiannya nggak karuan semua," tukasnya.***

wwwwww