Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
21 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Jika Ibu Kota Pindah, Fadli Zon: MPR/DPR Juga Ikut Pindah Dong

Jika Ibu Kota Pindah, Fadli Zon: MPR/DPR Juga Ikut Pindah Dong
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Istimewa)
Rabu, 28 Agustus 2019 15:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon memastikan seluruh aktivitas parlemen MPR/DPR akan ikut pindah dari Jakarta menuju ke Kalimantan Timur bila Joko Widodo (Jokowi) memutuskan pemindahan ibu kota negara Indonesia.

Tak hanya bangunan baru yang harus disediakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di pemerintah pusat sudah pasti akan dipindahkantugaskan ke ibu kota baru tersebut.

Namun demikian kata Fadli, saat ini sudah banyak ASN di bawah naungan pemerintah pusat yang keberatan terhadap rencana pemindahan ibu kota ke Kaltim oleh Jokowi. Ia menganggap Jokowi tak melakukan kajian secara matang dan terkesan amatiran saat merencanakan pemindahan ibu kota.

"PNS saja saya dengar sudah banyak yang mengeluh, tidak mau dan menolak. Nah, inilah karena memang dijalankan secara amatiran," ujar Fadli di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Melihat hal itu, Fadli menyarankan agar Jokowi terlebih dahulu mendengarkan pendapat dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengkaji lebih serius soal pemindahan ibu kota. Ia tak ingin proses pemindahan ibu kota Indonesia dilakukan secara sembarangan tanpa ada kajian serius.

"Dengar dulu dong pendapat-pendapat masyarakat, para ahli, akademisi, perguruan tinggi. Bukan hanya niat mungkin karena dapat wangsit dari mana gitu," kata dia.

Jika Ibu Kota Pindah lanjutnya, maka dipastikan semua bakal pindah termasuk parlemen."Lah, semua dong, semua ikut pindah, kalau ibu kotanya dipindah, semua pindah, DPR juga pindah,"

Seluruh kegiatan dan aktivitas institusi pemerintah pusat kata Fadli lagi, sudah dipastikan akan dipindahkan dari Jakarta menuju Kalimantan Timur.

Tak hanya DPR, Fadli turut menyebut Istana Negara dan seluruh gedung kementerian dan lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah pusat harus disediakan di ibu kota negara yang baru tersebut. "Istana pindah, gedung DPR pindah, DPD kementerian semua ada 34 kementerian pindah. Badan-badan pindah semua pindah," kata dia.***

wwwwww