Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
10 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Simpan Uang Dalam Mobil, Pj Kades Seberang Sungai Kuansing Kehilangan Rp190 Juta Setelah Kaca Pecah

Simpan Uang Dalam Mobil, Pj Kades Seberang Sungai Kuansing Kehilangan Rp190 Juta Setelah Kaca Pecah
Ilustrasi (Int)
Rabu, 28 Agustus 2019 16:42 WIB
PEKANBARU - Sihandri, Penjabat (Pj) Kepala Desa Seberang Sungai menjadi korban pencurian pecah kaca mobil usai mengambil dana desa di Bank Riau Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi Riau, Rabu (28/8) sekitar pukul 10.30 Wib.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP M Mustofa mengatakan, peristiwa itu terjadi di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar, tepatnya di lingkungan SMAN 1 Gunung Toar. Sihandri berhenti dan memarkirkan mobil Kijang Innova BM 1096 KN yang digunakannya untuk menjumpai guru di situ.

“Sekitar 5 menit kemudian, korban melihat keluar arah mobil yang diparkir. Dia melihat ada pengendara sepeda motor besar yang menggunakan jaket dan helm dari arah dekat mobil korban terparkir,” kata Mutsofa kepada GoRiau.com.

Merasa ada yang janggal, korban langsung mengecek mobilnya dan melihat dijumpai kaca mobil sebelah kiri bagian belakang Innova yang diparkirkan korban  dalam keadaan pecah. Bahkan, uang dana desa sebesar  Rp 190.000.000 juta di mobil itu lenyap.

“Uang itu Rp 190 juta itu baru diambil dari Bank Riau, yang diletakan di dalam tas ransel warna hitam dengan merk UGM (Universitas Gajah Mada) yang diletakan di bangku belakang. Korban mengaku uang itu dibawa kabur oleh pelaku,” jelas Mustofa.

Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuantan Mudik agar diselidiki polisi. Dua orang pelajar yang berada di lokasi dimintai keterangannya oleh polisi.

“Petugas sedang menyelidiki kasus ini, sejumlah saksi kita periksa termasuk korban. Duit itu katanya merupakan uang negara untuk dana desa,” tegas Mustofa. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, Badminton
wwwwww