Loading...    
           
Siaran Pers

Ketua DPR Gugah 'Kesadaran' Pemuda Papua

Ketua DPR Gugah Kesadaran Pemuda Papua
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Nusantara II, Senayan, Jakarta. (Foto: Zul/GoNews.co)
Minggu, 01 September 2019 13:37 WIB
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendorong generasi muda Papua untuk segera memulihkan kembali  semangat membangun daerahnya. Sentimen positif bagi pembangunan berkelanjutan di Papua telah dimulai oleh Presiden Joko WIdodo, dan generasi muda Papua dipanggil untuk menjaga dan merawat sentimen positif itu.

Melalui siaran persnya pada Minggu (01/09/2019), Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo mengemukakan, demi masa depan orang muda Papua, dan dilandasi semangat persaudaraan sebangsa dan satu tanah air Indonesia, generasi muda Papua mesti bisa menyudahi kemarahan, serta memulai kegiatan yang produktif dan positif.

"Pulihkan dinamika ruang publik sebagai tempat perjumpaan warga. Kegiatan pada semua fasilitas publik seperti bangunan kantor pemerintah hendaknya dimulai lagi agar fungsi-fungsi pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan sebagaimana mestinya," kata Bamsoet.

Menurutnya, bisa dipahami jika orang muda Papua marah karena perlakuan tidak etis sekelompok orang terhadap mahasiswa asal Papua di Malang, Surabaya dan semarang. Namun, kemarahan itu hendaknya tidak berlarut-larut.

Kemarahan itu, kata Bamsoet, hendaknya diekspresikan melalui pernyataan keberatan atau laporan kepada pihak berwajib. "Hindari tindakan atau aksi anarkis yang pada gilirannya hanya akan merugikan warga setempat dan semua warga Papua,".

Sebagai bagian tak terpisah dari NKRI, komitmen negara-bangsa membangun Papua tak akan pernah berkesudahan. Tak hanya membangun infrastruktur melainkan juga membangun dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi generasi milenial di Papua.

Hal itu, kata Bamsoet, sudah terbukti bahwa sejak 2014, Presiden Jokowi telah mengakselerasi pembangunan di Papua. Lebih dari itu, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana bahkan sudah berulangkali melakukan kunjungan kerja ke Tanah Papua untuk melihat langsung progres pembangunan sejumlah infrastruktur, menyapa serta berdialog dengan warga Papua.

"Semua itu menjadi bukti betapa pemerintah dan Presiden Jokowi telah bersungguh-sungguh dalam memberi perhatian lebih kepada Papua. Hubungan yang harmonis antara warga Papua dengan Presiden pun telah dibuktikan ketika Jokowi menang sangat telak di Tanah Papua dalam pemilihan presiden tahun ini," kata Bamsoet.

Karena itu, lanjut politisi Golkar ini, generasi muda Papua perlu menyadari bahwa selalu saja ada upaya untuk merusak hubungan harmonis antara warga Papua dengan pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi sekarang ini. Skala unjuk rasa yang besar dan kemudian meluas ke sejumlah kota memunculkan indikasi adanya pihak yang menunggangi kemarahan orang muda Papua.

"Kecenderungan inilah yang patut diwaspadai orang muda Papua," kata Bamseot.

Kerusakan yang terjadi di sejumlah tempat bisa segera diperbaiki. Tetapi jauh lebih penting adalah munculnya itikad generasi muda Papua untuk mewujudkan kondusifitas daerahnya. Peristiwa kemarin tidak akan memengaruhi komitmen pemerintah untuk Papua. Upaya merealisasikan konektivitas antar-wilayah atau antar-kabupaten di Papua, dipastikan Bamsoet, "akan terus berlanjut,".

Dalam konteks itu, menurut Bamsoet, kepedulian generasi muda Papua menjadi sangat penting. Generasi muda Papua harus segera memulihkan kembali  semangat membangun daerahnya. Sentimen positif bagi pembangunan berkelanjutan di Papua yang telah dimulai oleh Presiden Jokowi harus dikawal, "dan generasi muda Papua dipanggil untuk menjaga dan merawat sentimen positif itu,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Hukum, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Papua, Papua Barat

       
        Loading...    
           
wwwwww