Loading...    
           

H Zulkifli Barus : Kecepatan Polres Sergai Menangkap Bandar Sabu Memberi Harapan Baik Bagi Masyarakat

H Zulkifli Barus : Kecepatan Polres Sergai Menangkap Bandar Sabu Memberi Harapan Baik Bagi Masyarakat
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, H. Zulkifli Barus.
Senin, 02 September 2019 14:39 WIB
Penulis: Sugiono
SERDANG BEDAGAI-Jajaran Polres Sedang Bedagai, Sumatera Utara dalam membongkar peredaran narkoba di wilayah hukum Serdang Bedagai terus mendapatkan pujian dari kalangan tokoh masyarakat.

Pujian tersebut berasal dari Wakil ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) H. Zulkifli Barus yang disampaikan kepada Gosumut melalui via whatAap, Senin (2/9/2019) dini hari.

Menurut dia, keberhasilan Polres Sergai terus membongkar peredaran narkoba serta menangkap seorang bandar maupun pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum di Serdang Bedagai.

"Hal ini telah menimbulkan harapan baru bagi masyarakat, bahwa pemberantasan narkoba di wilayah hukum serdang bedagai berjalan sungguh-sungguh serta transparan hingga nantinya mampu menekan peredaran narkoba," kata Zul Barus.

Penangkapan beruntun bandar narkoba yang dilakukan Polsek Tanjung Beringin, Polsek Dolok Masihul dan Satnarkoba Polres Sergai telah menarik perhatian masyarakat. Karena akhir -akhir ini peredaran sangat bilang memprihatinkan dampak yang ditimbulkan terhadap pemakai narkoba juga sangat merasa terutama para generasi muda.

"Syukur kecepatan polisi merespon cepat pengaduan masyarakat cukup memuaskan membuat bandar sabu dan pengedar tak berkutik," Kata Zul Barus.

Untuk itu, lanjut Zul Barus meminta pihak kepolisian kiranya terus mengusut jaringan utama para bandar serta menyeretnya kemeja hijau. Agar kerusakan yang ditimbulkan akibat peredaran narkoba itu dapat diminimalisir atau dicegah.

Seperti diketahui, menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) jumlah penyalahgunaan narkoba di Tanah Air hingga kini mencapai 3,5 juta orang. Bahkan hampir 1 juta orang diantaranya telah menjadi pecandu. Kebanyakan dari korban-korban tersebut adalah remaja.

Menanggapi hal ini, kata Zul Barus, pemerintah telah menetapkan negara kita dalam keadaan darurat penyalahgunaan narkoba. Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan.

"Ketergantungan inilah yang membuat gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal," katanya.

Narkoba sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup berbangsa. Hal ini dikarenakan narkoba dapat menghancurkan masa depan generasi muda sebagai calon penerus bangsa.

"Untuk itu, pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, pemuda menjadi tanggung jawab kita bersama,"ujar Zulkifli Barus.

Seperti diberitakan Gosumut sebelumnya, dimana jajaran Polres berhasil menangkap bandar narkoba inisial SL (32) warga Dusun IV Sudiarjo Kec. Dolok Masihul berawal dari adanya laporan masyarakat ke WA Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Pasaribu S.Sos, SIK, M.Si tentang adanya bandar dan jual beli narkoba. Dari laporan tersebut dilakukan penyelidikan selama seminggu didusun ll Desa Tegal Sari Kecamatan Dolok Masihul, Sergai.Pengintaian membuahkan hasil Tim Satuan Reserse Narkoba Polres dan berhasil meringkus terduga bandar sabu.

Dari penggrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 plastik klip teranspran yang berisikan butiran kristal diduga shabu berat 0.98 gram, 25 helai plastik klip kosong dan sejumlah uang tunai. "Tersangka dipersangkakan pasal 114 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," kata Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH.*

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa, Umum, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww