Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Lingkungan
Penanganan Belum Maksimal

DLH Kepulauan Meranti Masih Kekurangan Armada Pengangkut Sampah

DLH Kepulauan Meranti Masih Kekurangan Armada Pengangkut Sampah
Kabid Kebersihan, Husni Mubarak saat mengangkut sampah beberapa waktu lalu.
Kamis, 05 September 2019 11:20 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti masih kurangnya armada dan kerusakan kendaraan pengangkut sampah sehingga sedikit mengalami kendala. Untuk saat ini hanya memiliki 7 armada yakni Dam Truk 4 unit, Ambrol Truk 1 unit, dan Pick Up 2 unit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti, Said Asmaruddin melalui Kepala Bidang Kebersihan, Husni Mubarak, mengatakan bahwa 4 unit Dum Truk digunakan untuk mengangkut sampah pada pagi, siang, dan malam hari.

Dijelaskan Husni, Ambrol Truk 1 unit difungsikan untuk dua kali mengangkut sampah dalam kontainer menuju ke TPS Jalan Rumbia Selatpanjang, sementara 2 unit Pick Up digunakan untuk angkat sampah pagi hari dan satunya lagi digunakan untuk mengangkut sampah RSUD Dorak Selatpanjang. 

"Untuk menangani permasalahan angkutan sampah di kota Selatpanjang seharusnya kita membutuhkan sebanyak 12 mobil sampah, dan 10 unit kendaraan roda tiga seperti Bajaj, jadi petugas bisa masuk ke gang sempit untuk memungut sampah," ungkap Husni.

Husni juga mengungkapkan, armada yang ada saat ini saja kondisinya sudah banyak yang tidak bagus, armada itu pun limpahan dari Dinas PUPR. Kendaraan tersebut adalah 1 unit pick Up dalam kondisi mati dan 4 unit Bajaj yang sudah tidak bisa dioperasikan. Kemudian pihaknya berharap ada bantuan dari Bank Riau-Kepri membantu 5 buah kontainer soalnya tahun 2020 Meranti ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi.

"Walupun kita keterbatasan armada namun kami tetap berupaya semaksimal mungkin dalam mengatasi yang namanya sampah. Yang jelas mohon kerjasama antara masyarakat dengan kami agar kota kita bisa bersih dari sampah," pungkasnya.***

wwwwww