Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
21 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
23 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
22 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
4
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Ekonomi
24 jam yang lalu
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
5
Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi
Politik
23 jam yang lalu
Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi
6
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
12 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kemenperin Optimis Viscose Rayon APR Tingkatkan Ekspor Tekstil

Kemenperin Optimis Viscose Rayon APR Tingkatkan Ekspor Tekstil
Multi stakeholder dalam forum optimalisasi penggunaan bahan baku dalam negeri untuk produk TPT Indonesia di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci, Riau, Jumat (6/8/2019).
Jum'at, 06 September 2019 16:19 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Harapannya, ekspor industri tekstil naik.

"Dengan adanya APR ada substitusi yang tadinya banyak kapas, dan pada viscose rayon APR expor bisa naik bertahap dan naik lagi sehingga industri tekstil juga naik," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono.

Viscose rayon adalah salah satu bahan baku tekstil yang sustainable yang diproduksi di dalam negeri. Sigit berharap investasi yang dilakukan pada industri rayon dapat mendorong peningkatan kinerja produk TPT berorientasi ekspor.

"Kemenperin mencatat kinerja ekspor industri TPT nasional dalam kurun tiga tahun terakhir terus menanjak. Pada tahun 2016, berada di angka USD11,87 miliar kemudian di tahun 2017 menyentuh USD12,59 miliar dan di 2018 dengan nilai USD 13,27 miliar.

"Mayoritas produk ekspor adalah pakaian jadi 63 persen, kemudian disusul benang, serat dan kain," papar Sigit, saat acara multi stakeholder dalam forum optimalisasi penggunaan bahan baku dalam negeri untuk produk TPT Indonesia di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci, Riau, Jumat (6/8/2019).

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, industri TPT dalam negeri mampu bersaing di kancah global. Hal ini didorong struktur industrinya yang sudah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya juga dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional.

“Dengan pertumbuhan ekonomi dan pergeseran permintaan dari pakaian sehari-hari (basic clothing) menjadi pakaian fungsional seperti baju olahraga, industri TPT nasional pun perlu membangun kemampuan produksi dan meningkatkan skala ekonomi agar dapat memenuhi permintaan di pasar domestik maupun ekspor,” katanya.

Asia Pacific Rayon (APR) adalah produsen viscose rayon pertama yang terintegrasi secara penuh di Asia dari hutan taman industri terbarukan.

Pabrik berkapasitas 240,000 ton yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, ini menggunakan teknologi produksi terkini dalam menghasilkan rayon berkualitas tinggi untuk kebutuhan tekstil dan produk kebersihan pribadi.


wwwwww