Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
6 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
6 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
6
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
5 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fakhri Lakukan Rotasi dan Perbaikan di Laga Kedua

Fakhri Lakukan Rotasi dan Perbaikan di Laga Kedua
Selasa, 10 September 2019 18:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia U19, Fakhri Husaini mengakui timnya banyak belajar banyak dari laga pertama, saat mereka harus mengakui keunggulan Iran U19 2-4. Laga kedua nanti akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9/2019).

Laga pertama, Indonesia mencetak dua gol dari Muhammad Fajar Fathur Rahman pada menit ke-47 dan Bagus Kaffi di menit ke-86. Laga kedua ini, Indonesia berharap kemenangan.

“Untuk laga ini, kita telah belajar dari laga pertama. Kita memang kalah, tapi kita belajar banyak, dan mendapatkan pengalaman berharga untuk kita jadikan bahan evaluasi. Kita perbaiki laga sebelumnya dan anak-anak siap hadapi laga besok,” buka Fakhri.

“Kami tetap akan melakukan rotasi. Ada sekitar delapan pemain yang belum mendapatkan kesempatan main. Besok kita akan mainkan mereka,” sambungnya.

Indonesia sudah melakukan latihan untuk menghadapi permainan Iran. “Kita juga akan antisipasi beberapa kesalahan. Terutama ketika bola mati. Kita asah terus lini pertahanan kami. Tapi yang terpenting pemain harus lebih berani lagi ketika duel dengan lawan,” tegasnya.

Fakhri juga menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan caranya meracik tim. Yang terpenting adalah bagaimana timnya bisa mencetak gol dan bermain dengan gayanya sendiri.

“Tidak ada yang salah dengan permainan counter attack. Sudah tidak asing, ketika tim harus bertahan, kita juga harus siapkan solusi untuk mendapatkan gol. Kami memiliki pemain dengan kecepatan dan akselerasi baik. Kami harus memanfaatkan potensi tersebut. Dan yang pasti kita akan main dengan gaya kita sendiri, dan memberikan yang terbaik di setiap laga,” tutupnya. ***


wwwwww