Loading...    
           

Kabut Asap Makin Pekat di Bengkalis, BPBD Bagikan 2.000 Masker

Kabut Asap Makin Pekat di Bengkalis, BPBD Bagikan 2.000 Masker
Kalaksa BPBD Bengkalis, Tajul Mudarris membagikan masker kepada Kepala Satuan Pendidikan SD 1 Bengkalis, Mahdewi Puspa
Selasa, 10 September 2019 15:56 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS - Kondisi udara di Pulau Bengkalis dan sekitarnya sudah tidak sehat lagi akibat kabut asap yang semakin pekat terhitung sejak Senin kemarin (9/9/2019).

Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis membagikan masker untuk anak sekolah dan masyarakat.

Dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) H Tajul Mudarris, pembagian masker dipusatkan di SD Negeri 1 dan SD Negeri 4 Bengkalis, Selasa (10/9/2019).

''Hari ini kita membagikan 2.000 masker kepada masyarakat, khususnya pelajar. Masker ini kita bagian lantaran asap di kota Bengkalis sudah mulai muncul. Ini sebagai antisipasi,'' jelas H Tajul.

Untuk SD Negeri 1 di jalan Sri Pulau, masker yang dibagikan tersebut diterima Kepala Satuan Pendidikan (Kepsek) Hj. Mahdewi Puspa. Sedangkan untuk SD Negeri 4, terima Hj. Nurzairina selaku Kepsek sekolah yang beralamat di jalan Arif Rahman tersebut.

Selain Sekretaris Jumiharto, beberapa staf di BPBD ikut mendampingi H Tajul menyerahkan 2.000 masker ke kedua Satuan Pendidikan dan masyarakat tersebut.

Tajul juga menjelaskan, pembagian masker tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Amril Mukminin melalui Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis yang juga Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY.

Imbau Gunakan Masker

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya, akibat terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kondisi udara di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis sudah tidak sehat. Misalnya di ibukota Kabupaten Bengkalis, sejak Senin kemarin kabut asap kian pekat. Bupati Amril Mukminin mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan.

''Jika berada di luar ruangan agar menggunakan masker untuk mengurangi dampak gangguan Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),'' ujar Bupati Amril Mukminin seperti disampaikan Kadis Kominfotik Johansyah Syafri.

Terkait kemungkinan anak sekolah libur, Bupati Amril Mukminin mengatakan, sifatnya situasional. Jika asap asap makin pekat dan kondisi ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) menunjukkan pada level yang tidak sehat, katanya, dipersilahkan masing-masing Kepsek mengambil kebijakan sendiri guna mengurangi resiko yang ditimbulkan.

''Termasuk meliburkan anak sekolah. Silahkan,'' imbuhnya.

Dia juga mengatakan, sudah menugaskan Kepala Dinas Pendidikan untuk membuat surat edaran kepada masing-masing Korwil Kecamatan dan Kepsek di daerah terkait hal itu.***


       
        Loading...    
           
wwwwww