Loading...    
           

Puluhan Mahasiswa Ini Minta DPRD Riau Usut Dugaan Pembakaran Lahan Kawasan TNTN

Puluhan Mahasiswa Ini Minta DPRD Riau Usut Dugaan Pembakaran Lahan Kawasan TNTN
Demo Aliansi Mahasiswa Riau di DPRD, Selasa (10/9/2019).
Selasa, 10 September 2019 17:30 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau, menggelar aksi di DPRD Provinsi Riau, Selasa (10/9/2019).

Mereka meminta agar wakil rakyat yang baru saja dilantik tersebut, untuk mengusut adanya indikasi pembalakan dan pembakaran hutan di kawasan Taman Nasional Tessa Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, yang terjadi pada Agustus lalu.

"TNTN yang merupakan salahsatu upaya untuk melestarikan alam, kini terbakar. Dari 83.000 hektare lahan TNTN, sekarang hanya tinggal 20.000," ujar salah seorang orator aksi.

Selain mengenai TNTN, mahasiswa-mahasiswa ini juga meminta agar DPRD dan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menindak tegas oknum-oknum pembakar lahan. Baik individu maupun perusahaan.

"Riau kembali dilanda asap, kami sangat prihatin. Sekolah diliburkan, gedung-gedung tinggi tak terlihat lagi. Kita minta pemerintah segera bertindak tegas terhadap perusahaan pembakar lahan," kata Koordinator Umum Aksi, Roby.

Sementara itu, Anggota DPRD Riau, Hardianto dan Syafruddin Iput yang menerima massa aksi, meminta agar Aliansi Mahasiswa Riau yang menggelar unjukrasa tersebut membawa bukti valid mengenai indikasi pembakaran lahan TNTN tersebut.

"Jadi bukan hanya kecurigaan semata, tapi memang benar adanya, agar kami di DPRD bisa mengusut," ujar Hardianto.

Meskipun demikian, mantan calon gubernur Riau ini menegaskan bahwa dirinya akan meneruskan aspirasi mahasiswa ini ke pimpinan sementara.

"Semua aspirasi akan kita teruskan ke pimpinan. Sedangkan soal karhutla, memang kita belum bisa berbuat, karena alat kelengkapan dewan dan sebagainya belum dibentuk. Yang jelas, kita semua tidak ingin kejadian 2015 kembali terulang," tutupnya.***


       
        Loading...    
           
GoNews Palangkaraya Diguyur Hujan, Aksi Kocak Anggota Satlantas Ini Viral di Medsos
GoNews Tak Cuma Manusia, 37 Orangutan Juga Terserang ISPA Akibat Kabut Asap
GoNews Kabut Asap Masih Pekat, Legislator DPRD Riau Ini Sarankan Posko Kesehatan dan Pengungsian Diperbanyak
GoNews Asap Semakin Pekat, Libur Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang hingga 24 September 2019
GoNews BNPB: Fenomena Langit Merah Jambi Disebabkan Mie Scattering
GoNews Warganet Panggil Jokowi soal Langit Merah di Jambi
GoNews Tak Cuma di Pekanbaru, Kualitas Udara di Batam Juga Tidak Sehat
GoNews Karhutla Meluas, Sebagian Wilayah Sumut Diselimuti Kabut Asap
GoNews Gubri Syamsuar Lihat Bayi 9 Hari Dievakuasi di RSD Madani Pekanbaru
GoNews Soal Asap, RIGHTS Asia Minta Pemerintah Bekerjasama dalam Mekanisme ASEAN Transboundary Haze Agreement
GoNews Aksi Sejuta Masker di CFD Jakarta, Jurnalis Peduli Asap: Tangkap dan Adili Perusahaan Pembakar Lahan!
GoNews Gubri Syamsuar Tinjau Posko Kesehatan Bencana Asap di Pekanbaru
GoNews Pesawat yang Ditumpangi Menteri Pertanian RI dari Jakarta Belum Diterbangkan ke Pekanbaru karena Kabut Asap
GoNews Pulau Sumatera Panen 1.769 Hotspot, Riau Sumbang 211 Titik Panas, 150 Diantaranya Diduga Api
GoNews Sempat Berputar-putar di Langit, Empat Pesawat Akhirnya Dialihkan karena Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
GoNews Hujan Tak Kunjung Turun di Bumi Lancang Kuning, Gubri Syamsuar Instruksikan Bupati dan Walikota Salat Istisqa Serentak
GoNews Gubri Syamsuar Tugaskan Bupati dan Walikota Inventaris Lahan yang Terbakar Tahun Ini
GoNews Ini Tujuh Poin Isi Surat Edaran Gubri Syamsuar Kepada Bupati dan Walikota se-Riau, Nomor Tiga Buat Perusahaan Kapok
wwwwww