Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
2
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
Politik
22 jam yang lalu
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
3
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
4
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
MPR RI
22 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
5
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
MPR RI
21 jam yang lalu
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
6
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
23 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Puluhan Mahasiswa Ini Minta DPRD Riau Usut Dugaan Pembakaran Lahan Kawasan TNTN

Puluhan Mahasiswa Ini Minta DPRD Riau Usut Dugaan Pembakaran Lahan Kawasan TNTN
Demo Aliansi Mahasiswa Riau di DPRD, Selasa (10/9/2019).
Selasa, 10 September 2019 17:30 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau, menggelar aksi di DPRD Provinsi Riau, Selasa (10/9/2019).

Mereka meminta agar wakil rakyat yang baru saja dilantik tersebut, untuk mengusut adanya indikasi pembalakan dan pembakaran hutan di kawasan Taman Nasional Tessa Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, yang terjadi pada Agustus lalu.

"TNTN yang merupakan salahsatu upaya untuk melestarikan alam, kini terbakar. Dari 83.000 hektare lahan TNTN, sekarang hanya tinggal 20.000," ujar salah seorang orator aksi.

Selain mengenai TNTN, mahasiswa-mahasiswa ini juga meminta agar DPRD dan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menindak tegas oknum-oknum pembakar lahan. Baik individu maupun perusahaan.

"Riau kembali dilanda asap, kami sangat prihatin. Sekolah diliburkan, gedung-gedung tinggi tak terlihat lagi. Kita minta pemerintah segera bertindak tegas terhadap perusahaan pembakar lahan," kata Koordinator Umum Aksi, Roby.

Sementara itu, Anggota DPRD Riau, Hardianto dan Syafruddin Iput yang menerima massa aksi, meminta agar Aliansi Mahasiswa Riau yang menggelar unjukrasa tersebut membawa bukti valid mengenai indikasi pembakaran lahan TNTN tersebut.

"Jadi bukan hanya kecurigaan semata, tapi memang benar adanya, agar kami di DPRD bisa mengusut," ujar Hardianto.

Meskipun demikian, mantan calon gubernur Riau ini menegaskan bahwa dirinya akan meneruskan aspirasi mahasiswa ini ke pimpinan sementara.

"Semua aspirasi akan kita teruskan ke pimpinan. Sedangkan soal karhutla, memang kita belum bisa berbuat, karena alat kelengkapan dewan dan sebagainya belum dibentuk. Yang jelas, kita semua tidak ingin kejadian 2015 kembali terulang," tutupnya.***


wwwwww