Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
22 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
17 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
16 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
18 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
17 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Gubri Instruksikan Bupati dan Walikota Dirikan Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Karhutla

Gubri Instruksikan Bupati dan Walikota Dirikan Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Karhutla
Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi.
Rabu, 11 September 2019 13:01 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi telah mengeluarkan surat edaran kepada bupati dan walikota se Provinsi Riau, untuk mendirikan posko pelayanan kesehatan dalam rangka menghadapi dampak karhutla (kebakaran hutan dan lahan), tertanggal 10 September 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir kepada GoRiau.com, Rabu (11/9/2019). Dalam surat edaran tersebut, agar bupati dan walikota membuat posko kesehatan yang memberikan pelayanan 24 jam di lokasi terdampak karhutla.

"Surat edaran ini sudah kita distribusikan ke masing-masing pemerintah kabupaten dan kota di Riau. Puskesmas bisa dijadikan posko pelayanan kesehatan," kata Mimi.

Diterangkan Mimi, setiap kabupaten dan kota agar membuat spanduk 'Posko Kesehatan Dampak Asap Karhutla' yang menunjukkan lokasi, bahwa puskesmas tersebut posko kesehatan.

"Dalam surat itu pemerintah daerah melakukan upaya pencegahan dampak asap ini, dengan membuat spanduk informasi pencegahan dampak asap bagi masyarakat," ungkapnya.

Surat edaran yang ditandatangani Wakil Gubernur Riau Edy Naustion, ditujukan langsung kepada bupati dan walikota di Provinsi Riau. ***


wwwwww