Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
20 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
8 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
9 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
4
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
5
Telkomsel 'Mentahkan' Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Peristiwa
22 jam yang lalu
Telkomsel Mentahkan Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
6
Dicopot Dari Pimpinan Baleg, Rieke Sebut Rolling Hal Biasa
Politik
21 jam yang lalu
Dicopot Dari Pimpinan Baleg, Rieke Sebut Rolling Hal Biasa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

SDN 13 Pulau Punjung Terbakar, Ruangan Kepala Sekolah dan Majelis Guru Ludes

SDN 13 Pulau Punjung Terbakar, Ruangan Kepala Sekolah dan Majelis Guru Ludes
Petugas dan warga berusaha memadamkan kebakaran di SDN 13 Pulau Punjung.
Rabu, 11 September 2019 00:16 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Pulau Punjung, di Jorong Simpang Pogang, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (10/09/2019) siang diamuk si jago merah.

Kebakaran terjadi setelah murid-murid telah pulang sekolaht. Akibatnya tiga ruangan ludes terbakar, termasuk ruangan kepala sekolah. Tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang guru bernama Warsidi mengatakan, saat itu semua murid dan guru sudah pulang sekolah. "Tidak berapa lama setelah sampai di rumah, saya ditelpon salah seorang warga yang berada di sekitar sekolah. Dia bilang, 'Sekolah terbakar, Pak'. Mendapat kabar tersebut, saya langsung balik ke sekolah, ternyata ruangan kepala sekolah dan majelis guru yang terbakar," kata Warsidi.

Dalam ruangan guru tersebut ada ruangan yang menyimpan barang sekolah, seperti ijasah dan rapor siswa. Selain itu juga ada komputer dan laptop milik guru yang tinggal di ruangan tersebut.

"Selain itu, kostum olah raga dan alat-alat musik drumband bersama kostum drumband yang baru dibeli berapa bulan lalu ikut terbakar. Kalau kerugiaan, diperkirakan sekitar ratusan juta rupiah," ucapnya dengan nada sedih.

Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir melalui Kapolsek Pulau Punjung Iptu Helmi SH ditemui di tempat kejadian mengatakan, ada dua ruangan yang terbakar, yaitu ruang kepala sekolah dan ruang tata usaha yang sekaligus ruangan majelis guru.

"Saat diketahui masyarakat, api sudah membesar dan kami juga melihat kepulan asap dari kejahuan saat sedang melakukan patroli di Pasar Pulau Punjung," katanya.

Dikatakan Kapolsek, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa karena saat terjadinya kebakaran tidak ada lagi murid dan guru di sekolah tersebut, karena semua sudah pulang sekolah.

Penyebab kebakaran, katanya, masih dalam penyelidikan. Namun untuk sementara diduga akibat konsleting listrik. "Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan ke pihak sekolah dan masyarakat sekitar.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila meninggalkan rumah, lihatlah posisi kompor apa sudah mati, cok listrik sudah dicabut atau belum. Kemudian kunci rumah untuk menjaga supaya tidak terjadi kebakaran atau kemalingan dan mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan kita," kata Kapolsek. (ep)


wwwwww