Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
19 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
20 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
8 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kebakaran Lahan Semakin Mendekat ke Pemukiman, Anggota Kodim 0314 Inhil Ungsikan Warga

Kebakaran Lahan Semakin Mendekat ke Pemukiman, Anggota Kodim 0314 Inhil Ungsikan Warga
Pasi ops Kodim 0314/Inhil, Kapten Inf Tarmiz saat membantu mengungsikan warga.
Kamis, 12 September 2019 22:16 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Setiap hari, tiada henti anggota Kodim 0314 Indragiri Hilir (Inhil), Riau membantu memadamkan api yang membakar lahan di wilayah Inhil.

Berbagi tugas, di setiap titik api di wilayah Inhil, mereka pun melakukan pemadaman. Tidak hanya memadamkan api, mereka pun membantu warga untuk mengungsi.

Seperti yang dilakukan anggota Kodim 0314 Inhil di Parit 4 Desa Pangakalan 7, Kecamatan Tempuling, Pasi ops Kodim 0314/Inhil, Kapten Inf Tarmizi bersama Kopda Saprijon turun langsung mengungsikan warga yang bermukim sangat dekat dengan lokasi kebakaran lahan.

"Kita khawatir api bisa semakin dekat dan melalap rumah warga jika tidak cepat diungsikan. Maka kita inisiatif dari awal untuk mengantisipasinya," ujar Pasi Ops Kodim 0314/Inhil.

Selain itu, menurutnya, faktor kesehatan masyarakat juga menjadi pertimbangan utama karena asap sudah semakin pekat di lokasi.

"Warga juga sudah tidak kuat menahan pekatnya asap yang masuk ke rumahnya," tuturnya.

Saat ini masyarakat direlokasi sementara ke tempat yang lebih aman untuk beraktifitas sehari-hari sembari menunggu keadaan aman bagi masyarakat.

"Kita ungsikan sementara ke tempat yang lebih aman meski harus menumpang di rumah warga lain. Kita akan pantau, agar masyarakat aman," pungkas Pasi Ops.(ayu)


wwwwww