Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
DPR RI
10 jam yang lalu
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
2
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
6 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
3
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
4
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
Umum
8 jam yang lalu
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
5
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
6 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
6
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Riau
8 jam yang lalu
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Tagih Janji Jokowi, PKS: Jangan Sepele, Karhutla Lebih Dahsyat dari Tsunami

Tagih Janji Jokowi, PKS: Jangan Sepele, Karhutla Lebih Dahsyat dari Tsunami
Ilustrasi kabut asap Riau. (Istimewa)
Jum'at, 13 September 2019 21:36 WIB
JAKARTA - Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukanlah masalah sepele. Dampak lingkungan, ekonomi dan sosial dari karhutla bisa jadi lebih dahsyat dari bencana alam tsunami.

Begitu dikatakan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera di Ruang Fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9).

"Kebakaran hutan ini bencana yang tidak kalah dahsyatnya ketimbang tsunami, mestinya juga jadi perhatian," ujar Mardani.

Bahkan, kata Mardani, karhutla memilili dampak lebih besar. Hal ini karena kejadian karhutla berbeda dengan tsunami di mana dampak langsung terlihat dan kerugian bisa dihitung.

"Kalau ini (karhutla) dampaknya menyeluruh, (bisa kena) ispa (infeksi saluran pernapasan), gangguam saluran pernafasan atas, produktivitas, kesehatan, kesejahteraan terdampak semua," jelasnya.

Angggota Komisi II DPR ini pun menagih janji dan komitmen Presiden Joko Widodo saat kampanye bahwa Indonesia akan bebas dari Karhutla.

"Pak Jokowi sudah berjanji tidak ada kebakaran hutan lagi, jadi saya menagih janji Pak Jokowi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Riau

wwwwww