Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
22 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
21 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
19 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
BREAKING NEWS :

Penjaring Ikan Terseret Arus di Kuala Jambo Aye, Korban Belum Ditemukan, Begini Penjelasan Kapolsek

Penjaring Ikan Terseret Arus di Kuala Jambo Aye, Korban Belum Ditemukan, Begini Penjelasan Kapolsek
Petugas Polsek, Koramil, bersama masyarakat saat sedang berada di lokasi hilangnya korban di kawasan Kuala Jambo Aye, di Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (17/9). — FOTO IST
Selasa, 17 September 2019 19:25 WIB
Penulis: Rio Jamal
LHOKSUKON — Seorang warga dikabarkan tenggelam di Kuala Jambo Aye, di Gampong Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (17/9/2019), sekitar pukul 10.00 WIB. Korban adalah Asnawi (45), warga asal Desa Meunasah Geudong, Kecamatan Baktiya.

Hingga pukul 19.00 WIB tadi, korban belum juga ditemukan. Sementara upaya pencarian telah dilakukan tim Search And Rescue (SAR) Aceh Utara hingga sore tadi. Namun pencarian dihentikan sementara karena keadaan sudah gelap.

Informasi yang diperoleh Wartawan GOACEH.CO, peristiwa itu bermula saat korban memasang jaring ikan di perairan Kuala Jambo Aye. Pada saat itu, korban tiba-tiba terseret ke dalam air dan dinyatakan hilang.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Seunuddon Iptu M Jamil saat dihubungi melalui telepon seluler menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi Salam (50), nelayan asal Desa Tanjong Dalam Utara, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Pada saat itu, kata M Jamil, korban sedang memasang jaring di Kuala Jambo Aye. Saksi Salam melihat korban turun ke dalam air untuk menarik jaringnya. Saksi melihat langsung korban terseret arus pasang.

"Malam ini tim SAR menginap di lokasi. Tadi pencarian dihentikan sementara lantaran sudah gelap. Besok pagi akan dilanjutkan lagi pencariannya," ujarnya saat dihubungi.()


wwwwww