Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
10 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
Sepakbola
12 jam yang lalu
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
3
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
Sepakbola
13 jam yang lalu
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
4
Lawan Manchester United, Bournemouth Unggul di Bola Mati
Sepakbola
12 jam yang lalu
5
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
Sepakbola
12 jam yang lalu
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
6
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Kesehatan
17 jam yang lalu
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Panipahan Baru Liburkan Siswa

Panipahan Baru Liburkan Siswa
Panipahan, Pasir Limau Kapas baru Kamis (19/9/2019) memulangkan siswa lebih awal (foto yan faisal)
Kamis, 19 September 2019 23:25 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Walau hampir semua kecamatan lain di Rokan Hilir, Riau sudah meliburkan siswa sejak awal karena kabut asap sesuai surat edaran Diknas Provinsi Riau dan Diknas Kabupaten Rokan Hilir, namun Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas baru Kamis (19/9/2019) hari ini memulangkan siswanya.

Tidak liburnya siswa karena daerah pesisir pantai Sumatera ini diuntungkan tiupan angin sehingga dampak kabut asap tidak begitu terasa. ''Selama ini Panipahan biasa saja, tapi Kamis (19/9/2019) hari ini baru kabut asap mengganggu batas pandang,'' ucap H Abdul Rahman Yus Spdi, Ketua Yayasan Perguruan Islahiyah Panipahan.

''Tiupan angin sangat menentukan kondisi parahnya kabut asap, jadi sekitar Jam 10.00 Wib semua siswa mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah dan aliyah kita pulangka lebih awal, karena kondisi kelas dimasuki asap,' ucap H Abdur Rahman Yus.

GoRiau mencoba mencari informasi mengapa baru Kamis (19/9/2019) kota terapung Panipahan baru terimbas kabut asap menurut Amru (62) warga setempat dikarenakan tiupan angin Selat Malaka. ''Selama ini di laut kabut asap tebal, hari ini angin tenggara bertiup kencang, sehingga membawa kabut asap di laut ke darat," Amru.

Kondisi terkini dari Kota Panipahan kondisi kabut asap semakin tebal sehingga membuat aktifitas di darat dan di laut terganggu. ''Kabut asap sejak pagi tadi sudah dikeluhkan warga, kita minta pembakar lahan dihukum berat karena menyengsarakan kami,'' ucap sumber lainnya.***


wwwwww