Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
20 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
21 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
10 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
16 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
19 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
6
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
24 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Terhalang Asap Tebal, Jarak Pandang di Pelalawan dan Rengat Hanya 400-500 Meter, Pekanbaru 700 Meter

Terhalang Asap Tebal, Jarak Pandang di Pelalawan dan Rengat Hanya 400-500 Meter, Pekanbaru 700 Meter
Kabut asap.
Kamis, 19 September 2019 09:31 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah daerah di Provinsi Riau, hari ini, Kamis (19/9/2019), semakin tebal. Akibatnya, jarak pandang di Kota Pekanbaru pagi ini hanya 700 meter.

Namun ini jauh lebih baik dibandingkan jarak pandang di Kabupaten Pelalawan yang hanya 400 meter dan Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) hanya 500 meter.

"Kondisinya semua terhalang kabut asap yang tebal," kata Kasi Data dan Informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki di Pekanbaru, Kamis pagi.

Sementara itu, jarak pandang yang lebih mendingan dibandingkan daerah lainnya, yaitu di Kota Dumai 1.200 meter dengan kondisi berasap juga.

"Untuk itu kami memberikan peringatan dini waspada terhadap penurunan kualitas udara dan jarak pandang akibat peningkatan polusi udara yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan," tutupnya. ***


wwwwww