Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
Politik
15 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
DPR RI
15 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Hukum
16 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
5
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
13 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
6
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
12 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Cerita Bamsoet di FKSPK DPR, dari Wartawan, Gagal Nyaleg hingga jadi Ketua DPR

Cerita Bamsoet di FKSPK DPR, dari Wartawan, Gagal Nyaleg hingga jadi Ketua DPR
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.
Sabtu, 21 September 2019 03:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sukses di karier politik, bukan tanpa hambatan dan rintangan. Itulah yang dirasakan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

Meskipun Ia saat ini dikenal sebagai orang nomor satu di DPR RI, namun ternyata, Bambang Soesatyo atau yang dikenal dengan nama Bamsoet itu, pernah jungkir balik di dunia politik.

Bahkan, politisi Golkar ini pernah 4 kali gagal maju sebagai Anggota DPR RI. Hal ini diceritakan Bamsoet, saat membuka 'Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja (FKSPK) DPR RI 2019 yang mengangkat tema 'Sinergi DPR RI dan Wartawan Parlemen Dalam Menyukseskan Parlemen Modern', Jumat (20/9/2019) di Bogor, Jawa Barat.

Selain perjalanan kariernya di politik, dalam kesempatan itu, Bamsoet juaga menceriterakan suka dukanya saat menjalani profesi sebagai seorang wartawan.

"Memang tidak mudah menjadi wartawan. Untuk mencari sebuah referensi, terkadang kita mesti pergi ke perpustakaan atau membuka kliping-kliping. Berbeda dengan zaman sekarang yang bisa bisa copy paste tanpa perlu mengetik berulang-ulang lagi," ucap Bamsoet, sapaan akrabnya, di hadapan 100 wartawan berbagai media yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen.

Menurutnya, dirinya tidak pernah mengeluh dan tetap bekerja keras. Karena baginya, setiap orang sudah ada jalan takdirnya dan garis tangannya masing-masing.

"Makanya saya tidak pernah memiliki ambisi yang berapi dan meledak-ledak, karena saya yakin Allah sudah mempunyai rencana bagi kita," ujar Bamsoet.

Bamsoet juga berpesan, agar wartawan terus menjaga pertemanan dengan siapapun termasuk narasumber.

"Intinya, jangan pernah mengecewakan narasumber. Karena suatu saat kita akan butuh dia, bukan hanya dalam kepentingan pemberitaan, tapi kepentingan yang lain," tuturnya.

Ia juga menekankan, agar para wartawan terus membina hubungan baik dengan para narasumber. Menurutnya, cara berhubungan dengan narasumber tidak hanya ketika ada kepentingan wawancara, tetapi bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti say hello.

"Mudah-mudahan apa yang sudah kita jalani bersama dapat memberikan manfaat bagi kita bersama dan hubungan silaturahmi kita tidak putus sampai di sini," harap legislator dapil Jawa Tengah VII itu.

Hal tersebut ia rasakan saat menjadi politisi dan gagal sampai empat kali ke Senayan. "Saya berhasil lolos menjadi Anggota DPR itu saat maju yang kelima kalinya. Lalu kenapa saya kemudian bisa lolos, ya itu berkat adanya pertemanan dengan narasumber yang saya bangun, saya jaga saat menjadi wartawan," tandasnya.

"Bahkan Ketua Press Room sekarang, Romdoni Setiawan ini cukup dekat sengan saya. Dia juga bisa mengikuti jejak saya, kalau mau gabung dengan Golkar," candanya.

Usai menyampaikan sambutannya, Bamsoet didaulat untuk melakukan penabuhan gong sebagai tanda dibukanya Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja DPR RI 2019 dan dilanjutkan dengan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan kepada Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen, Romdony Setiawan, serta dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Selain dihadiri 100 wartawan, turut hadir Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar, Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Damayanti, Kepala Bagian Media Cetak dan Media Sosial DPR RI Muhammad Djazuli, serta sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Setjen dan BK DPR RI.***


wwwwww