Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
DPR RI
23 jam yang lalu
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
2
Cucun: 'Gigitan' Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
Politik
21 jam yang lalu
Cucun: Gigitan Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
3
Bertambah 678, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 25.216 Orang
Kesehatan
24 jam yang lalu
Bertambah 678, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 25.216 Orang
4
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
9 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
5
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
19 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
6
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
20 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gubri Syamsuar Lihat Bayi 9 Hari Dievakuasi di RSD Madani Pekanbaru

Gubri Syamsuar Lihat Bayi 9 Hari Dievakuasi di RSD Madani Pekanbaru
Gubernur Riau Syamsuar didampingi Sedako Pekanbaru M Nur melihat kondisi bayi 9 hari lahir yang dievakuasi di RSD Madani Pekanbaru.
Minggu, 22 September 2019 15:13 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Disela-sela meninjau posko kesehatan penanggulangan bencana kabut asap di Pekanbaru, Minggu (22/9/2019), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mendapat kabar ada bayi baru lahir 9 hari yang dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madanani.

Setelah dari Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRS-AMPK), Syamsuar langsung melihat kondisi bayi tersebut. Setibanya di RSD Madani, Syamsuar sempat berbincang dengan Fitria Indriani, ibu dari bayi yang lahir 13 September 2019.

"Kami sudah dua hari di sini, Pak Gubernur. Di rumah kami tidak ada ac (air conditioner)," ungkap Fitria kepada Syamsuar.

Mantan Bupati Siak dua periode ini pun mengingatkan kepada orang tua yang memiliki bayi untuk tidak keluar bersama bayi sementara waktu. Kalau pun harus mengungsi, cukup di posko yang sudah disediakan.

"Tidak harus keluar kota. Kita (Pemerintah Provinsi Riau, red) masih mampu mengatasi kabut asap di Pekanbaru. Silahkan ke posko atau rumah singgah," kata Syamsuar kepada GoRiau.com.

Syamsuar juga mengatakan, setiap posko dan rumah singgah yang ada di Pekanbaru, baik rumah sakit, sudah memadai. Ada tabung oksigen dan tempat untuk tidurnya, bahkan ada tempat bermain anak-anaknya.

"Ibu hamil, balita dan lansia diusahakan jangan keluar, terkecuali bagi yang bekerja. Kalau pun keluar rumah harus menggunakan masker," imbuh Syamsuar.

Usai dari RSD Madani, Syamsuar melihat masyarakat yang mengungsi di RS Tampan, setelah itu dilanjutkan ke posko di Abu Dardaq dan PKPU Human Initiative.

Sekdako Pekanbaru M Nur, Kasatpol PP Riau Zainal Z, Kepala Diskes Riau Mimi Yuliani, Karo Humas, Protokol dan Kerjasama Firdaus, dan sejumlah kepala dinas dan karo Pemprov Riau. ***


wwwwww