Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Lingkungan
Hanya Miliki 7 Dokter Hewan

DKPTPP Kepulauan Meranti Tetap Optimalkan Pelayanan ke Peternak

DKPTPP Kepulauan Meranti Tetap Optimalkan Pelayanan ke Peternak
Kepala Bidang Peternakan DKPTPP Kepulauan Meranti Armizar Abdullah, saat ditemui wartawan.
Rabu, 09 Oktober 2019 15:09 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Meski hanya memiliki 7 dokter hewan dan dibantu 3 paramedis yang bertugas, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kabupaten Kepulauan Meranti tetap maksimalkan pelayanan ke peternak.

Kepala DKPTPP Kepulauan Meranti Idris Sudin, melalui Kepala Bidang Peternakan Armizar Abdullah, mengakui dengan jumlah tersebut sangat kurang dibandingkan dengan kebutuhan hewan ternak yang ada di Kepulauan Meranti mencapai ribuan ekor.

"Jumlah dokter hewan yang saat ini kita miliki berjumlah tujuh orang, lima dilapangan dan dua standby di Kantor, serta dibantu tiga paramedis. Jumlah tersebut sangat kurang, apalagi wilayah kita ini merupakan kepulauan. Jadi dari jumlah tersebut satu dokter hewan harus merangkap dua kecamatan," ungkap Armizar, Selasa (8/10/2019).

Seharusnya, kata Armizar, paling minimal itu di satu kecamatan memiliki satu dokter hewan. Kendati begitu, pihaknya tetap berusaha untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya para peternak yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kita tetap optimalkan pada bidang pelayanan bagi peternak di Meranti apabila ada masalah dengan hewan ternaknya, entah itu sakit atau sebagainya," tuturnya.

Diakui Armizar Abdullah bahwa untuk penambahan dokter hewan di DKPTPP Kepulauan Meranti terus diusulakan, namun usulan tersebut sering berbenturan dengan anggaran yang ada. Akibatnya usulan penambahan dokter hewan sering dibatalkan.

"Tidak hanya penambahan pada dokter hewan saja, kita juga mengusulkan kendaran transportasi dan usulan penunjang lainnya untuk memudahkan para dokter saat berada di lapangan," pungkasnya.***

wwwwww