Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Muhammad Hidayat Tak Gentar Hadapi Persaingan Ketat

Muhammad Hidayat Tak Gentar Hadapi Persaingan Ketat
Rabu, 09 Oktober 2019 23:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIDOARJO - Ketatnya persaingan di lini tengah Persebaya Surabaya tak membuat Muhammad Hidayat khawatir kehilangan kesempatan dalam perebutan posisi di skuat utama. Ia memiliki resep tersendiri agar terus mendapatkan tempat sebagai starter.

Sejak awal musim Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, gelandang berusia 23 tahun tersebut selalu mendapatkan tempat setiap pertandingan Persebaya. Tercatat, ia sudah tampil sebanyak 26 kali dari total 33 pertandingan yang dilakoni Persebaya selama musim 2019 ini. 

Namun seiring berjalannya waktu, M. Hidayat tak lagi bisa bersantai-santai. Kedatangan pemain anyar Aryn Williams menjadi pesaing paling berat bagi Hidayat. 

Selain memiliki tipe permainan yang sama, gelandang asal Australia tersebut memiliki pengalaman yang lebih banyak dari Hidayat. Aryn datang sebagai solusi saat evaluasi putaran pertama lalu. Belum lagi masih ada Rachmat Irianto yang juga tampil baik saat ditugaskan sebagai gelandang jangkar. 

Kendati memilik banyak pesaing, namun M. Hidayat tak mau terlalu menggebu. Dia memilih tidak egois dan mengedepankan kepentingan tim ketimbang persoalan pribadi. Namun ia tegaskan siap memberikan yang terbaik setiap kesempatan itu datang.

“Kalau saya tidak bersaing, tapi kalau diberikan kesempatan pasti saya memberikan yang terbaik dan saling support,” ucap pemain kelahiran Bontang 26 April 1996 tersebut.

Baginya saat ini yang penting adalah meningkatkan performa masing-masing. Sehingga ketika kesempatan itu datang dia mampu memberikan hasil yang terbaik untuk tim.

Sementara soal pertandingan melawan Borneo FC Jumat (11/10) mendatang, M. Hidayat memiliki dua motivasi untuk memetik kemenangan. Yang pertama mengulang kesuksesan pada putaran pertama lalu yang berakhir dengan kemenangan Persebaya 2-1. Sedangkan yang kedua ia ingin Persebaya kembali menang di Stadion Gelora Bung Tomo. Ia ingin mempersembahkan kemenangan yang sudah lama dirindukan Bonek Mania.

“Pada pertandingan sebelumnya bisa meraih poin pada putaran pertama, semoga besok di GBT bisa menang lagi,” ucapnya. ***

wwwwww