Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
21 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
21 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
18 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
21 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Ekonomi
21 jam yang lalu
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Ridwan Tawainella Idola Baru Arema FC

Ridwan Tawainella Idola Baru Arema FC
Kamis, 10 Oktober 2019 00:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Ridwan Tawainella menjadi idola baru di kubu Arema FC pada kompetisi Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Pemain asal Tulehu itu sukses mencuri perhatian saat turun pada dua pertandingan terakhir melawan PS Sleman dan PSM Makassar.

Ridwan adalah salah satu dari sederet pemain yang jarang mendapatkan tempat di barisan skuat Arema FC. Pada musim ini saja dia baru diturunkan pada pekan ke-17 saat pertandingan akhir musim melawan PSIS Semarang. Itupun dia ditarik babak kedua digantikan Akahoshi.

Kesempatan kembali datang saat Arema FC menjamu PS Sleman di pekan ke-20. Akumulasi kartu kuning yang didapatkan Dendi Santoso membuka celah bagi mantan pemain PSM Makassar tersebut untuk unjuk gigi.

Hasilnya sangat mengesankan, ia mampu menyumbangkan satu gol dari empat gol yang diciptakan Singo Edan. Apiknya penampilannya kala itu memantik pujian dari arsitek Arema FC, Milomir Seslija.

Milo pun ketagihan, saat laga melawan PSM Makassar Ridwan dicoba diplot menjadi seorang gelandang jangkar. Padahal aslinya dia berposisi sebagai gelandang sayap atau winger.

Tapi lagi-lagi Ridwan membuat kejutan. Selama 90 menit penuh ia mampu membuktikan kelayakannya tampil sebagai pemain inti Arema dengan sumbangsih 1 assist.

“Kerja keras, latihan tambahan dan 100 persen untuk pertandingan,” bebernya ketika ditanya soal kunci suksesnya di dua pertandingan terakhir.

Selama dibangku cadangan, pemain 24 tahun tersebut selalu mengasah diri. Sehingga ketika satu kesempatan datang dia mampu membuat sebuah perbedaan.

Soal persaingan Ridwan menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Namun yang jelas dia siap kapanpun dibutuhkan, termasuk kembali tampil dengan posisi yang berbeda.

“Kalau pemain semua bagus tidak ada yang jelek, semua bisa diatur oleh tim pelatih. Siapa yang harus main dan siapa yang tidak main,” imbuhnya.

“Sebenarnya tidak masalah, karena saya bisa main berbagai posisi,” tandasnya. ***


wwwwww