Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
20 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
6 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
6 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
3 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
3 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
4 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tewaskan 6 Orang, Polisi Tetapkan Sopir Bus PMTOH Terguling Jadi Tersangka

Tewaskan 6 Orang, Polisi Tetapkan Sopir Bus PMTOH Terguling Jadi Tersangka
Kamis, 10 Oktober 2019 19:52 WIB
PEKANBARU - IWS (50) sopir Bus PMTOH yang terguling ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, bus yang dikemudikannya ambruk saat melintas di Jalan Lintas Pekanbaru-Kiliran Jao melalui Taluk Kuantan, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi Riau, menewaskan 6 orang penumpang.

“Sopir bus inisial IWS ditetapkan sebagai tersangka atas kejadian bus yang mengalami kecelakaan maut tersebut. Pelaku kita tahan,” ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hengky Poerwanto saat dihubungi, Kamis (10/9).

Tersangka ditahan agar mempermudah proses penyidikan. Hengky menyebutkan, IWS ditahan berdasarkan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang mengaturnya.

“Tersangka dijerat pasal 310 ayat 1,2 dan 4 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” kata Hengky.

Peristiwa itu terjadi ketika bus melewati tikungan tajam, namun sopir tidak bisa mengendalikan hingga oleng dan jatuh ke badan jalan pada Rabu (9/10).

Kasat Lantas Polres Kuantan Singingi, AKP Yohanes Basri mengatakan, kecelakaan tunggal bus yang datang dari Kiliran Jao menuju Pekanbaru itu terjadi pada pukul 11.45 WIB tadi.

“Bus dengan nomor polisi BL 7326 AL yang dikemudikan Indra Weli Saputra (50) hilang kendali ketika melewati tikungan menurun di Jalan Lintas Pekanbaru - Kiliran Jao. Sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya hingga jatuh ke badan jalan,” kata Basri.

Menurutnya, bus yang datang menuju Pekanbaru itu menimbulkan hempasan yang keras dan membuat atap bus hancur. Enam orang penumpang yang ada di dalam bus meninggal dunia dan 9 orang lainnya mengalami luka. Sedangkan sopir bus hanya mengalami luka.

“Petugas lalu lintas langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi para korban ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat terdekat," ucapnya.

Basri menilai, pengemudi bus diduga kurang hati-hati saat mengendarai kendaraannya serta kondisi jalan yang menurun dan tikungan. "Kondisi atap bus koyak karena terhempas aspal," jelasnya.

Padahal saat kejadian, arus lalu lintas sedang sepi, di sebelah kiri dan kanan jalan perumahan dan hutan lindung dan jalan beraspal. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Riau, Peristiwa, Hukum

wwwwww