Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
7 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
7 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
6 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
10 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
5
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
3 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
7 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Triwulan Kedua 2019, Investasi di Kota Pekanbaru Sebesar Rp961 Miliar

Triwulan Kedua 2019, Investasi di Kota Pekanbaru Sebesar Rp961 Miliar
Ilustrasi (int)
Jum'at, 11 Oktober 2019 17:26 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru mencatat, nilai investasi yang masuk ke Kota Pekanbaru sebesar Rp961 miliar pada triwulan kedua tahun 2019. Jumlah tersebut sudah mencapai 48 persen dari target, yakni Rp2 triliun.

Sekretaris DPMPTSP F Rudi Misdian menjelaskan, nilai investasi ini bersumber dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDM), dengan nilai Rp580 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) dengan nilai Rp381 miliar.

"Tetapi jika dihitung pertriwulan, memang ada penurunan di triwulan kedua. Ditriwulan pertama Januari sampai Maret 2019, total investasi yang masuk sebesar Rp878 miliar, PMDN Rp530 miliar dan PMA 348 miliar," terangnya.

"Sedangkan triwulan kedua, dari April sampai Juni sebesar Rp83 miliar, PMDN Rp50 miliar dan PMA Rp33 miliar," lanjutnya.

Ia menjelaskan, penurunan investasi ditriwulan kedua ini disebabkan beberapa faktor. Diantaranya RTRW Kota Pekanbaru masih dalam tahap penyesuaian dengan Permen Agraria dan Tata Ruang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyusunan RTRW.

"Faktor lain seperti kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Tetapi kita optimis, dengan semakin membaiknya kualitas udara di Kota Pekanbaru, nilai investasi kita semakin membaik sehingga bisa mencapai target," pungkasnya.***


wwwwww