Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
13 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
3
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
4 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
10 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
10 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Kesehatan
24 jam yang lalu
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dipepet OTK, Sambil Menangis Dua Wanita di Pekanbaru Minta Bantuan Polantas, Ternyata Ini Sebabnya..

Dipepet OTK, Sambil Menangis Dua Wanita di Pekanbaru Minta Bantuan Polantas, Ternyata Ini Sebabnya..
Ilustrasi. (int)
Senin, 14 Oktober 2019 20:20 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Dipaksa berhenti, dibuntuti hingga dipepet dua lelaki tak dikenal atau orang tak dikenal (OTK), dua wanita yang sedang mengendarai motor di Jalan Sudirman Pekanbaru, Riau, akhirnya meminta bantuan kepada polisi lalu lintas (Polantas) yang sedang bertugas.

Seorang petugas dari Polantas Polresta Pekanbaru, Bribka Jhon F Saragih mengatakan, saat ia sedang bertugas di Pos Polantas Gurindam II, tiba-tiba datang dua orang perempuan menghampiri sambil menangis meminta tolong karena dipaksa berhenti oleh dua pria tak dikenal.

"Tadi datang dua motor, satu perempuan nangis dan minta tolong sama petugas lantas karena dipaksa berhenti oleh dua orang laki-laki di Jalan Tuanku Tambusai sambil dipepet kendaraannya. Karena dapat laporan itu, Kemudian saya hubungi Polsek Pekanbaru Kota menggunakan HT untuk ditindaklanjuti,'' kata Jhon kepada GoRiau.com, Senin (14/10/2019).

Selanjutnya Tim Opsnal Polsek Kota Pekanbaru, mendatangi lokasi dan membawa korban dan pelaku, lalu dimintai keterangan di Mapolsek Kota Pekanbaru.

"Iya tadi sempat buat laporan di SPKT, dua orang laki-laki itu merupakan dept collector. Dua wanita ini dibuntuti jadi takutlah dia. Dia menyangka pelaku adalah rampok, kemudian minta tolong sama petugas lantas di pos gurindam itu,'' terang Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Sunarti kepada GoRiau.com.

Ternyata ini salah sasaran dept collector pun salah sasaran. Karena motor yang dipakai itu bukanlah motor yang sedang dicari. ''Jadi tidak kita proses karena tidak ada pasal dan unsur pidananya," tutupnya. ***


wwwwww