Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
15 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
6 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
12 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
12 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pelabuhan Dumai Mulai Sepi, Penjual Tiket Beralih ke Ojek Online

Pelabuhan Dumai Mulai Sepi, Penjual Tiket Beralih ke Ojek Online
Gunawan Panjaitan, salah seorang driver Nu-Jek di Dumai tengah mengantarkan orderan makanan.
Sabtu, 19 Oktober 2019 12:12 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Penumpang kapal laut di Pelabuhan Dumai, Riau, terus mengalami penurunan jumlah. Akibatnya, beberapa orang yang biasanya menggantungkan nasib dari aktifitas pelabuhan ''bantir stir'' mencari pekerjaan baru.

Seperti diakui Gunawan Panjaitan, salah seorang penjual tiket kendaraan di Pelabuhan Dumai, Sabtu (19/10/2019). Ia terpaksa menjadi driver ojek online karena penjualan tiket di pelabuhan sepi. Ia pun bergabung dengan Nusantara Ojek (Nu-Jek) di Kota Dumai.

Mantan penjual tiket bus tujuan Sumatera Utara tersebut mengaku kepada GoRiau.com bahwa pendapatan sebagai agen tersebut terus mengalami penurunan diakibatkan oleh banyaknya angkutan darat lainnya yang mulai muncul dan sepinya aktifitas pelabuhan.

"Tidak hanya angkutan dan agen bus yang banyak, saat ini penumpang yang turun di pelabuhan penumpang kapal juga mulai sepi," kata Gunawan Panjaitan, Sabtu (19/10/2019).

Dijelaskannya, kebutuhan ekonomi yang terus meningkat untuk membiayai pendidikan tiga orang anaknya, membuat dirinya memilih profesi sebagai pengemudi ojek online Nu-Jek.

"Selama bergabung di Nu-Jek penghasilan saya mulai kembali stabil, meskipun saya juga punya usaha warung kecil di rumah,'' katanya.

Dijelaskan warga jalan Kelakap Tujuh tersebut, bahwa pada perusahaan ojek online tersebut berbeda dengan yang lainnya sehingga sangat menguntungkan kepada dirinya sebagai driver.

"Aplikasi ojek ini, pengguna bisa memilih pengemudi, dengan pelayanan baik yang saya berikan, saat ini saya sudah punya pelanggan yang terus menggunakan jasa saya sebagai pengemudi ojek maupun dalam pengantaran makanan,'' katanya kembali.

Yusrizal, Kepala perwakilan Nu-Jek di kota Dumai mengaku sudah 100 lebih masyarakat kota Dumai yang bergabung dan aktif sebagai pengemudi ojek maupun dalam pengantaran makanan.

"Perusahaan ini juga menyediakan jasa-jasa lainnya, seperti mekanik, servis pendingin ruangan dan lainnya, sehingga memberi peluang kerja kepada masyarakat Dumai,'' kata Yusrizal.

Disebutkannya juga saat ini pihaknya masih membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat sehingga tingkat pengangguran bisa berkurang.

"Untuk pelamar bisa mengantarkan langsung lamaran ke kantor kita di Gang Kandis Kecamatan Dumai Selatan,'' katanya mengakhiri. ***


wwwwww