Laga Derbi Mataram Ricuh, Asisten Pelatih Persis Solo Kena Pukul

Laga Derbi Mataram Ricuh, Asisten Pelatih Persis Solo Kena Pukul
Senin, 21 Oktober 2019 19:16 WIB
SOLO - Kondisi mencekam masih melingkupi Stadion Mandala Krida Jogja selepas kemenangan Persis Solo atas PSIM Jogja dengan skor 3-2, Senin (21/10/2019). Para pemain Persis Solo belum dapat meninggalkan stadion lantaran kondisi yang belum sepenuhnya aman pascakerusuhan.

Informasi yang dilansir GoNews.co dari Solopos.com, sejumlah suporter PSIM turun ke lapangan lantaran tak terima tim idolanya keok dari sang rival abadi, Persis Solo. Suporter tuan rumah marah dengan wasit yang mengeluarkan dua kartu merah bagi pemain PSIM.

Mereka mengejar pemain dan ofisial tim Persis Solo yang saat itu langsung mengamankan diri ke ruang ganti. Suporter PSIM juga menyalakan flare di lapangan hijau.

Dalam kerusuhan itu Asisten Pelatih Persis Solo, Choirul Huda ikut kena pukulan. Pelaku diduga ofisial PSIM.

Manajer Persis Langgeng Jatmiko mengonfirmasi para pemain Persis Solo masih terjebak di Mandala Krida hingga pukul 18.20 WIB.

Langgeng menyebut kondisi di sekitar stadion masih mencekam. "Kami masih bertahan di ruang ganti pemain. Ini Cak Irul kena pukul, pelakunya diduga ofisial PSIM," ujar Langgeng saat dihubungi Solopos.com.

Laga dihentikan pada menit ke-95 atau injury time menit terakhir setelah suporter merangsek ke lapangan.

Meski menang, Persis Solo tetap gagal lolos ke babak delapan besar karena kalah head to head dengan Mitra Kukar yang berada di peringkat keempat wilayah timur Liga 2 2019.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Solopos.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Olahraga, DKI Jakarta, Jawa Tengah

wwwwww