Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
7 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
24 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
8 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
6
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
21 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Laga Derbi Mataram Ricuh, Asisten Pelatih Persis Solo Kena Pukul

Laga Derbi Mataram Ricuh, Asisten Pelatih Persis Solo Kena Pukul
Senin, 21 Oktober 2019 19:16 WIB
SOLO - Kondisi mencekam masih melingkupi Stadion Mandala Krida Jogja selepas kemenangan Persis Solo atas PSIM Jogja dengan skor 3-2, Senin (21/10/2019). Para pemain Persis Solo belum dapat meninggalkan stadion lantaran kondisi yang belum sepenuhnya aman pascakerusuhan.

Informasi yang dilansir GoNews.co dari Solopos.com, sejumlah suporter PSIM turun ke lapangan lantaran tak terima tim idolanya keok dari sang rival abadi, Persis Solo. Suporter tuan rumah marah dengan wasit yang mengeluarkan dua kartu merah bagi pemain PSIM.

Mereka mengejar pemain dan ofisial tim Persis Solo yang saat itu langsung mengamankan diri ke ruang ganti. Suporter PSIM juga menyalakan flare di lapangan hijau.

Dalam kerusuhan itu Asisten Pelatih Persis Solo, Choirul Huda ikut kena pukulan. Pelaku diduga ofisial PSIM.

Manajer Persis Langgeng Jatmiko mengonfirmasi para pemain Persis Solo masih terjebak di Mandala Krida hingga pukul 18.20 WIB.

Langgeng menyebut kondisi di sekitar stadion masih mencekam. "Kami masih bertahan di ruang ganti pemain. Ini Cak Irul kena pukul, pelakunya diduga ofisial PSIM," ujar Langgeng saat dihubungi Solopos.com.

Laga dihentikan pada menit ke-95 atau injury time menit terakhir setelah suporter merangsek ke lapangan.

Meski menang, Persis Solo tetap gagal lolos ke babak delapan besar karena kalah head to head dengan Mitra Kukar yang berada di peringkat keempat wilayah timur Liga 2 2019.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Solopos.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Olahraga, DKI Jakarta, Jawa Tengah

wwwwww