Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Borneo FC Butuh Laga Tandang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Borneo FC Butuh Laga Tandang
4
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Sepakbola
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
5
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
Sepakbola
23 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Apresiasi Kabinet Jokowi, PKS Sayangkan Bos Gojek di Kemendikbud

Apresiasi Kabinet Jokowi, PKS Sayangkan Bos Gojek di Kemendikbud
Rabu, 23 Oktober 2019 19:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ketua DPP PKS, Aboebakar Alhabsyi mengparesiasi 38 orang susunan kabinet yang diumumkan oleh Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi).

 "Saya mengapresiasi susunan Kabinet yang diumumkan tadi dari 38, sebanyak 21 berasal dari kalangan profesional. Ini berarti setidaknya ada 55 persen para menteri berasal dari kalangan profesional, sedangkan yang sisanya sebanyak 45% berasal dari partai politik," ungkapnya, Rabu (23/10/2019) di Jakarta.

Menurutnya hal tersebut tidak dalam dikotomi keduanya, karena katanya lagi, bisa jadi yang dari partai politik juga profesional dibidangnya. "Saya juga mengapresiasi diambilnya nama nama profesional yang sangat jauh dari dunia politik," tegasnya.

Dicontohkannya, penunjukan dr Terawan sebagai Menkes, Wisnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif, Eric Thohir sebagai Menteri BUMN.

"Bisa jadi banyak ide besar dan kreatif yang mereka bawa untuk mengembangkan kementerian. Saya kira ini adalah langkah berani dari presiden yang bisa membawa harapan baru bagi masyarakat," tandasnya.

Kemudian lanjut dia, beberapa nama menteri yang diperkenalkan presiden adalah para incumbent yang selama ini memang telah diakui kemampuannya mengelola kementerian.

"Misalkan saja Ibu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, atau Ibu Retno Marsudi di Kementerian Luar negeri’ ujarnya.

Nama-nama tersebut menurutnya pasti tidak akan diragukan oleh publik, karena selama ini dinilai memiliki kinerja yang baik.

Namun kata dia, ada juga nama yang mungkin juga terlihat asing pada pos kementerian yang ditugaskan. Misalkan saja, Nadiem Makarim dari CeO Gojek diberikan tugas sebagai menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini kata dia tentunya publik bertanya latar belakang penunjukan pebisnis sebagai menteri pendidikan.

"Tentu saya tidak meragukan kemampuan Mas Nadiem Makarim dalam mengelola bisnis, namun tak salah juga jika saya mengkhawatirkan nasib dunia pendidikan kita kedepan," terang dia.

Hal itu terang dia akan dilihat seperti ada gambling pada dunia pendidikan kedepannya. "Padahal ini adalah sektor yang sangat menentukan masa depan bangsa," pungkasnya.***


wwwwww